Kuliner Bogor

Jelang Buka Puasa, Ketan Bakar Digandrungi Warga Bogor Sebagai Santapan Berbuka

Sesuai dengan namanya, ketan bakar memang diproses menggunakan arang api.

Jelang Buka Puasa, Ketan Bakar Digandrungi Warga Bogor Sebagai Santapan Berbuka
TribunnewsBogor.com/Nirjuniman Lafau
Pedagang ketan bakar 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Nirjun Lafau

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Di Sekitar Jalan Ir. Haji Djuanda atau tepat depan Museum Tanah dan Pertanian, warga tengah berhenti untuk sekedar membeli ketan bakar untuk persiapan berbuka.

Jajanan tradisional khas Kota Bogor ini telah lama menjadi pilihan warga untuk sekedar di santap pada sore hari, apa lagi tepat pada masa puasa.

"Warga sekitar sini memang masih senang dengan ketan bakar, rasanya yang asin manis itu tepat untuk berbuka," ujar penjual ketan bakar, Pandang (50).

Sesuai dengan namanya, ketan bakar memang diproses menggunakan arang api.

"Ini cara-caranya memang tradisional, pakai arang, biar lebih tahan panasnya, dan rasanya lebih nikmat," terangnya.

Adapun seorang pembeli ketan bakar, Yuri (33) mengakui sensasi rasa ketan bakar memang sesuai sebagai pilihan untuk berbuka.

"Saya beli ini untuk berbuka juga, ya harganya gak terlalu mahal, dan rasanya legit kenyal, tekstur luarnya juga enak, apalagi pakai bumbu gula serudeng semakin nikmat rasanya," pungkasnya.

Kue ketan bakar bisa anda temui di beberapa titik jalan di Kota Bogor, dan hanya dibandrol dengan harga Rp. 10.000 per porsi.

 
 

Penulis: Nirjuniman Lafau
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved