Ketua DPR Dorong PSSI Segera Pilih Ketua Umum Definitif

Bamsoet, panggilan akrab politisi Partai Golkar itu, juga mengapresiasi tekad dan misi KPSN melakukan “bersih-bersih” di tubuh PSSI

Ketua DPR Dorong PSSI Segera Pilih Ketua Umum Definitif
Dok.DPR
dok. DPR/Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Soesatyo mendukung langkah Komite Perubahan Sepak Bola Nasional (KPSN) mendorong percepatan pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Hal itu terungkap dalam pertemuan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo dengan Ketua KPSN Suhendra Hadikuntono di ruang kerja Ketua DPR RI di Gedung Nusantara III Lantai 3 Kompleks DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (31/5/2019) siang.

“Kita dukung dan dorong upaya KPSN bersama para voters (pemilik hak suara PSSI) membuat percepatan KLB PSSI,” ujarnya dengan nada hangat sambil memberikan dukungan moral.

Ketua KPSN Suhendra Hadikuntono diterima Ketua DPR RI Bambang Soesatyo di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat, 31 Mei 2019. Pertemuan tersebut antara lain membahas rencana Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI.
Ketua KPSN Suhendra Hadikuntono diterima Ketua DPR RI Bambang Soesatyo di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat, 31 Mei 2019. Pertemuan tersebut antara lain membahas rencana Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI. (Ist/Tribunnews.com)

Bamsoet, panggilan akrab politisi Partai Golkar itu, juga mengapresiasi tekad dan misi KPSN melakukan “bersih-bersih” di tubuh PSSI dan persepakbolaan nasional, dengan menginisiasi pemberantasan match fixing atau skandal pengaturan skor pertandingan, bekerja sama dengan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri yang kemudian berlanjut dengan pembentukan Satuan Tugas Antimafia Bola Polri yang hingga kini telah menetapkan sedikitnya 17 tersangka, termasuk mantan Pelaksana Tugas Ketua Umum PSSI Joko Driyono.

"Saya mengapresiasi tekad dan misi KPSN ‘bersih-bersih’ PSSI agar secepatnya kembali menjadi federasi yang bermartabat, berkualitas dan berintegritas tinggi,” jelasnya.

“Saya dukung penuh upaya KPSN bersama para voters untuk menegakkan kembali prinsip-prinsip fair play. Orang berjudi memang sulit dicegah. Terpenting, jangan sampai dengan sadar hobi berjudi itu merasuki iklim sepak bola kita," kata Bamsoet.

"Itu yang harus kita perangi, karena pengaturan skor dan praktik-praktik sejenisnya sangat merusak, bahkan merongrong asas sportivitas dan harga diri bangsa. Tetap tegar dan maju terus KPSN,” lanjut Bamsoet yang pada Pemilu 2019 ini kembali terpilih sebagai wakil rakyat.

Menanggapi dukungan dan repons positif dari Ketua DPR itu, Ketua KPSN Suhendra Hadikuntono mengaku lega dan berterima kasih. Artinya, KPSN tidak berjuang sendirian.

Dukungan moral dan politik dari Ketua DPR itu diakui Suhendra menambah semangat dan energi baru baginya. Apalagi, saat ini Satgas Antimafia Bola seakan “masuk angin”.

“Dukungan ini jelas menjadi energi baru bagi KPSN. Kami bertambah semangat dalam melakukan ‘bersih-bersih’ terhadap PSSI,” kata Suhendra yang mengaku menemukan chemistry (kesenyawaan) saat bertemu Bamsoet yang disertai dengan penyerahan topi dan seragam KPSN kepada mantan wartawan itu.

PSSI telah menjadwalkan KLB untuk pembentukan Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP) pada 13 Juli 2019, dan KLB untuk memilih Komite Eksekutif PSSI pada 25 Oktober 2020.

Tapi, Bamsoet menghendaki agar KLB dipercepat dari jadwal yang sudah ditetapkan, termasuk KLB untuk memilih Komite Esekutif PSSI yang diharapkan bisa terlaksana pada akhir Juni 2019.

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved