Kisah Satpam yang Ngaku Jadi Imam Mahdi, Punya Puluhan Pengikut dan Ingin Gelar Open House

Warga asal Kampung Perigi, Sawangan, Kota Depok ini memiliki puluhan pengikut di padepokannya setelah mengaku sebagai Imam Mahdi.

Kisah Satpam yang Ngaku Jadi Imam Mahdi, Punya Puluhan Pengikut dan Ingin Gelar Open House
Tribun Jakarta
Winardi (tengah) pria asal Kampung Perigi, Sawangan, Kota Depok, yang mengaku sebagai Imam Mahdi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sempat viral setelah mengaku Imam Mahdi, Winardi akhirnya meminta maaf di depan para tokoh masyarakat dan pemuka agama.

Warga asal Kampung Perigi, Sawangan, Kota Depok ini memiliki puluhan pengikut di padepokannya setelah mengaku sebagai Imam Mahdi.

Kepada media setelah menyampaikan permohonan maaf, Winardi membeberkan kenapa sampai mengaku Imam Mahdi.

Winardi menuturkan, pada suatu malam ketika tidur ia seolah melakukan perjalanan ritual.

"Waktu itu saya menempuh perjalanan tapi badan saya di rumah Pidi, sementara yang perjalanan ritual itu itu ruh saya. Posisi ruh spiritualnya itu pulang ke kampung," ujar Winardi di Kantor Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Kamis (30/5/2019).

Winardi mengatakan dalam perjalanan spiritualnya ke kampung ia berjumpa dengan ayah dan ibunya, juga para leluhurnya.

Hingga akhirnya, perjalanan spiritual tersebut tiba-tiba berlanjut ke tanah suci Mekah di mana Winardi mengatakan dirinya menjadi penuntun para leluhurnya.

"Di perjalanan berikutnya ke tanah suci Mekah, saya mengarahkan para leluhur saya untuk tawaf. Di situ saya sebagai pemandu, kemudian saya arahkan ambil tujuh batu kerikil dan lempar jumroh," ucap Winardi.

Semua cerita tersebut kini tinggalah cerita, Winardi pun telah mengakui kesalahannnya dan bertaubat serta menutup perkumpulannya.

Di hadapan para tokoh ugama dan ulama di Kota Depok, Winardi bertaubat dengan mengucap dua kalimat syahadat.

Halaman
1234
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved