Kawasan Stasiun Bojonggede Jadi Langganan Macet, Pemda Bogor Seolah Acuh
Semerautnya kawasan Stasiun Bojong Gede, Kabupaten Bogor nampaknya tak kunjung berakhir.
Penulis: Tsaniyah Faidah | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Tsaniyah Faidah
TRIBUNNEWSBOGOR.COM.BOJONGGEDE - Semerautnya kawasan Stasiun Bojong Gede, Kabupaten Bogor nampaknya tak kunjung berakhir.
Seperti pantauan Tribunnewsbogor.com pada Senin (3/7/2019) sekitar pukul 15.50 WIB, terjadi penumpukan kendaraan baik roda dua maupun roda empat di depan Stasiun Bojong Gede.
Kendaraan dari arah Citayam yang hendak menuju Cilebut nampak tersendat, begitupun dari arah sebaliknya.
Seolah tak ada lagi celah aspal, para pengendara motor saling berebut ingin mendahului kendaraan roda empat di depannya.
Alhasil dari arah lawan tak mendapat cukup jalan untuk melajukan kendaraannya, sehingga beberapa kendaraan di belakangnya ikut terhenti.
Banyaknya jumlah kendaraan ditambah luas jalan yang sempit, serta jejeran ruko-ruko pinggir jalan menjadi penyebab kesemerautan ini.
Selain itu, banyaknya angkot dan ojek yang ngetem, serta lokasi pintu keluar terminal Bojong Gede berada persis di depan stasiun menjadi penyebab kemacetan semakin parah.
Ditambah lagi kawasan stasiun berdekatan dengan Pasar Baru Bojong Gede dimana menjelang Hari Raya ini kunjungan masyarakat ke pasar lebih tinggi.
Ironisnya, tak terlihat satupun petugas yang berusaha untuk menertibkan.
Lalu lintas dibiarkan semeraut begitu saja dengan kepadatan kendaraan pribadi dan angkutan umum yang memakan badan jalan.
Fenomena tersebut nampaknya bukan lagi hal aneh di kawasan ini.
Meski telah berlangsung lama, namun sepertinya Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor seolah acuh dan belum ada tindak lanjut dari pemerintah maupun aparat untuk menangani persoalan ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/kawasan-di-depan-stasiun-bojonggede-yang-tampak-semerawut.jpg)