Kepulauan Nias Diguncang Gempa Magnitudo 6,0 dan 5,2 Dalam Waktu Berdekatan, Tak Berpotensi Tsunami

Hingga berita ini ditulis belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

Kepulauan Nias Diguncang Gempa Magnitudo 6,0 dan 5,2 Dalam Waktu Berdekatan, Tak Berpotensi Tsunami
KOMPAS.com/ HENDRIK YANTO HALAWA
Berdasarkan analisis BMKG Stasiun Onowambo, 2 kali terjadi gempa di Kabupaten Nias Selatan, yakni 6,0 SR dan 5,2 SR di lokasi tidak berjauhan, akibat gea tersebut banyak warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kepulauan Nias kembali diguncang gempa dengan kekuatan 6,0 SR kecil yang terjadi di laut.

Hal tersebut disampaikan Djati Cipto Kuncoro, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) Gunungsitoli, Senin (3/6/2019).

Gempa bumi dengan kekuatan 6,0 skala Richter terjadi pada pukul 12.57.09 WIB, di wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera.

"Getaran gempa tercatat pada alat pencatat gempa di BMKG Gunungsitoli dengan besaran 6,0 SR," jelas Djati.

Gempa berpusat pada koordinat 0,19 LU dan 97,46 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 57 km arah barat daya, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, pada kedalaman 19 km.

Berdasarkan laporan masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di Nias Selatan, Gunungsitoli, Teluk Dalam, serta Padang Sidempuan pada skala intensitas III MMI dan di Nias Utara II MMI.

Hingga berita ini ditulis belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 14.30 WIB, petugas BMKG Stasiun Onowaembo, yang terus melalukan analisis kembali mencatat adanya gempa susulan gempa bumi susulan dengan magnitudo 5,2 SR, yang terjadi pada pukul 13.04.35 WIB, berpusat pada koordinat 0,53 LU dan 97,72 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 40 km arah barat daya, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, pada kedalaman 22 km.

"Ada terjadi dua kali gempa, yakni gempa 6,0 SR dan susulan 5,2 SR terjadi tidak berjauhan," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved