Info Mudik 2019

Pemudik Sebut Tahun Ini Jalur Pantura Sangat Lancar

Dari pantauan di Pantura Petarukan, kendaraan pemudik dari arah Jakarta ke Semarang dapat melaju dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam.

Kompas.com/Ari Himawan
Suasana arus kendaraan yang keluar Exit tol Gandulan pemalang Jawa Tengah yang kembali ke pantura. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Arus kendaraan di jalur Pantura di Pemalang, Jawa Tengah, terpantau ramai lancar hingga Minggu (2/6/2019).

Dari pantauan di Pantura Petarukan, kendaraan pemudik dari arah Jakarta ke Semarang dapat melaju dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam.

Ramainya arus lalu lintas pantura didominasi oleh kendaraan sepeda motor dan mobil pribadi.

Syakdan (24), warga yang mudik lewat Pantura, mengatakan, dia bersama teman-temannya melaju dari Palmerah, Jakarta, pada pukul 03.00 WIB dan sudah sampai di Pemalang pukul 13.00 WIB.

Syakdan mengungkapkan, dia hanya beristirahat dua kali yaitu di Cikampek dan Brebes, kemudian shalat dhuhur di Pemalang untuk melanjutkan perjalanan ke Semarang.

"Tahun ini lancar banget jalan panturanya, cuma tadi di Bekasi sama Cirebon agak tersendat aja tapi enggak terlalu lama," kata Syakdan.

Syakdan menduga, lancarnya jalur pantura karena diberlakukannya sistem rekayasa lalu lintas sehingga banyak pemudik yang menggunakan mobil pribadi memilih menggunakan jalan tol.

Sementara itu, Kapolres Pemalang AKBP Kristanto Yoga Darmawan menuturkan, Operasi Ketupat Candi (OKC) 2019 di wilayahnya pada tahun ini berjalan lancar.

Menurut Kristanto, sistem rekayasa lalu lintas dengan one way yang diterapkan pada tahun ini sangat dirasakan manfaatnya.

"One way yang diberlakukan hingga Brebes Barat maupun Kalikangkung Semarang sangat efektif karena benar-benar mengakomodasi pemudik dari arah Jakarta. Meski begitu, Polres Pemalang tetap melakukan patroli di dalam tol mengimbau pemudik agar berhati-hati apabila mengalami kelelahan," ujar Kris.

Kristanto bahkan menilai, pada tahun 2019 tidak ada puncak arus mudik di wilayah Pemalang yang lewat jalur tol maupun Pantura karena tidak ada antrean kendaraan yang berarti dan hanya padat merayap saja pada hari yang diprediksikan menjadi puncak mudik dari arah barat.

"Bahkan hingga Minggu (2/6/2019) siang, jumlah kendaraan dari arah barat menuju Jawa Tengah terus mengalami penurunan. Dari libur yang panjang, memang volume kendaraan rata-rata air sehingga tidak ada arus yang benar-benar menjadi puncak arus mudik," ungkapnya.

Penulis : Kontributor Pekalongan, Ari Himawan Sarono

(Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ""Tahun Ini, Jalur Pantura Lancar Banget....")

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved