Penahanan Lieus Sungkharisma Ditangguhkan, Apa Pertimbangan Polisi ?

Sementara itu, Lieus Sungkharisma mengatakan, ada beberapa pelajaran yang ia peroleh selama ditahan.

Penahanan Lieus Sungkharisma Ditangguhkan, Apa Pertimbangan Polisi ?
Kompas.com
Penangguhan penahanan dikabulkan, Lieus Sungkharisma dibebaskan, Senin (3/6/2019)(KOMPAS.com/Ryana Aryadita) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, ada beberapa alasan pihaknya mengabulkan penangguhan penahanan atad tersangka kasus dugaan makar Lieus Sungkharisma.

Pertama, tersangka berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya yang disebut sebagai makar.

"Lalu tersangka tidak melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti. Makanya penangguhan dikabulkan penyidik yang tadi sudah dilakukan penangguhan," ucap Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (3/6/2019).

Adapun, penangguhan penahanan tersebut dikabulkan berdasarkan tiga permohonan penangguhan tahanan yang diajukan ke polisi, yakni Merry Herita yang merupakan istri Lieus Sungkharisma.

Kemudian, Hendarsam yang merupakan kuasa hukum Lieus Sungkharisma.

"Ketiga adalah dari Bapak Sufmi Dasco Ahmad dari Komisi III DPR RI dari Partai Gerindra," katanya.

Sementara itu, Lieus Sungkharisma mengatakan, ada beberapa pelajaran yang ia peroleh selama ditahan.

"Ambil hikmahnya dan saya pikir ke depan ini pasti akan lebih baik pelajaran yabg kita ambil termasuk saya sendiri," tutur Lieus.

Sebelumnya, Lieus Sungkharisma ditangkap penyidik Polda Metro Jaya, Senin (20/5/2019).

Lieus Sungkharisma dilaporkan Eman Soleman karena dituduh menyebarkan hoaks dan berniat melakukan aksi makar. Laporan dengan nomor LP/B/0441/V/2019/BARESKRIM tersebut tertanggal 7 Mei 2019.

Pasal yang disangkakan adalah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 dan/atau Pasal 15, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 jo Pasal 110 jo Pasal 87 dan/atau Pasal 163 jo Pasal 107.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penahanan Lieus Sungkharisma Ditangguhkan, Apa Pertimbangan Polisi?"

Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved