Pengunjung Kebun Raya Bogor Keluhkan Tiket Parkir Liar yang Naik 2 Kali Lipat
Tak tanggung-tanggung, tarif parkir yang dipatok cukup fantastis hingga 2 kali lipat dari tarif normalnya
Penulis: Tsaniyah Faidah | Editor: Vivi Febrianti
Laporan Wartawan Tribunnewsbogor.com, Tsaniyah Faidah
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Banyaknya wisatawan yang datang saat libur lebaran kerap dimanfaatkan pihak tertentu dengan menyediakan parkir liar bertarif mahal.
Seperti di kawasan wisata Kebun Raya Bogor (KRB), Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bogor, misalnya.
Adanya lonjakan pengunjung saat musim liburan, praktik parkir liar pun bermunculan, salah satunya lahan kantor pegadaian seberang pintu masuk utama KRB.
Tak tanggung-tanggung, tarif parkir yang dipatok cukup fantastis hingga 2 kali lipat dari tarif normalnya.
Padahal di KRB sendiri tarif parkir hanya dipatok harga Rp 5.000 per unit sepeda motor, namun di tempat liar bisa mencapai Rp 10.000,
Pengunjung yang memarkirkan kendaraannya pun tidak diberikan karcis sebagaimana mestinya.
Bahkan tak ada karcis yang mereka cetak sendiri sekalipun.
"Parkirnya mahal banget, masa sampai Rp 10.000, mana uang parkirnya diminta duluan, nggak dapet karcisnya lagi," keluh Andra pengunjung KRB asal Cibinong, Jumat (7/6/2019).
Ia sendiri tidak memilih parkir di dalam lokasi KRB lantaran khawatir tidak mendapat tempat parkir karena ramainya pengunjung.
"Tadinya karena nggak mau ribet makanya parkir di luar aja. Eh taunya malah mahal banget," tutur Andra.
Ia berharap masalah perparkiran ini bisa ditindaktegas aparat, terlebih lokasinya yang berada di luar membuatnya khawatir keamanan yang tidak terjamin.
"Masa motor sampai Rp 10.000. Ini mah namanya meras halus," tandasnya.
Saat dikonfirmasi mengenai keluhan atas mahalnya tarif parkir tersebut, salah seorang pengelola parkir menyebutkan bahwa harga tersebut terbilang normal.
"Ini mah murah, di tempat lain Rp 15.000," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/parkir-liar-krb.jpg)