Meski Jalur Puncak Macet, Pedagang Kacang Rebus Alami Penurunan Keuntungan

Pedagang kacang rebus yang biasa berjualan di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor keluhkan menurunnya jumlah pembeli

Meski Jalur Puncak Macet, Pedagang Kacang Rebus Alami Penurunan Keuntungan
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
pedagang kacang rebus di Puncak, Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI - Pedagang kacang rebus yang biasa berjualan di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor keluhkan menurunnya jumlah pembeli pada libur Lebaran 2019.

Salah satu pedagang kacang rebus, Yunus mengatakan keuntungan dari berjualan kacang mengalami penurunan drastis jika dibandingkan penjualan di libur Lebaran tahun lalu.

Ia mengatakan penurunan jumlah pembeli lantaran mahalnya harga bahan baku yang dijual di pasar.

"Jumlah pembeli kacang rebus di liburan kali masih kurang dibandingkan libur lebaran tahun lalu. Sepertinya ini masih ada efek setelah pemilu. Kita pedagang beli bahan bakunya mahal dan harga jualnya segitu-segitu saja. Biasanya beli di pasar sekilo Rp 15 ribu dan sekarang dijual di pasar menjadi Rp 25 ribu," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Sabtu (8/6/2019).

Terkait penurunan jumlah pembeli, Yunus mengungkapkan bahwa seluruh pedagang kacang rebus mengeluhkan jumlah penurunan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa libur Lebaran tahun lalu, kacang rebus yang dijualnya bisa habis terjual dalam waktu setegah hari.

"Pedagang kacang semua pada ngeluh. Tahun lalu biasanya dagang setengah hari sudah habis dan ambil stok baru. Sekarang sampai malam jualan kadang masih banyak kacangnya," jelasnya.

Untuk kacang rebus yang dijualnya, Yunus mematok harga Rp 10 ribu per bungkus dan ia mulai menjualnya sejak pagi hari.

"Pembeli 60 orang perhari. Saya menjual kacang rebus dengan harga Rp 10 ribu kadang dijual Rp 5 ribu. Malahan ada yang nawar minta Rp 10 ribu dapat tiga bungkus. Saya berjualan itu mulai dari jam 06.00 pagi," pungkasnya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved