Pilpres 2019

KPU Kota Bogor Imbau Masyarakat Percaya Pada Keputusan MK

Menurutnya, seluruh elemen harus menghargai proses persidangan yang akan dilalui di Mahkamah Konstitusi.

KPU Kota Bogor Imbau Masyarakat Percaya Pada Keputusan MK
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor, Samsudin saat ditemui di ruangannya, Senin (10/6/2019). 

Laporan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor, Samsudin mengimbau kepada semua pihak untuk terus menahan diri tidak melakukan hal yang merugikan jelang sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang diajukan BPN Prabowo-Sandi ke Mahkamah Konstitusi (MK)

Menurutnya, seluruh elemen harus menghargai proses persidangan yang akan dilalui di Mahkamah Konstitusi.

"Karena proses persidangan akan berjalan di Mahkamah Konstitusi, kami berharap semua pihak dapat menahan diri dapat bersabar untuk menunggu dan tidak melakukan hal-hal yang merugikan misalnya unjuk rasa yang berakhir ricuh dan sebagainya," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com.

Ia pun tak mempermasalahkan terkait gugatan kubu Prabowo-Sandi terhadap KPU RI.

Menurutnya, apa yang dilakukan BPN Prabowo-Sandi sesuai dengan apa yang telah tertuang di undang-undang.

"Kami sangat bersyukur kepada pihak yang melakukan gugatan atau menempuh jalur hukum ke MK sehingga mereka melakukan hal yang sudah diatur dalam undang-undang," ungkapnya.

Diketahui, sidang perdana di Mahkamah Konstitusi (MK) akan berlangsung, Jumat (14/6/2019).

MK telah menetapkan sidang perdana PHPU Pilpres 2019 pada 14 Juni 2019.

Dalam sidang perdana, MK akan menggelar putusan sela dengan menyatakan apakah gugatan itu diterima atau tidak dengan mempertimbangkan permohonan beserta barang bukti yang diajukan pemohon.

Jika dalam putusan sela gugatan diterima, sidang-sidang selanjutnya akan mendengarkan keterangan saksi, saksi ahli, alat bukti dan lainnya yang dijadwalkan pada 17-21 Juni 2019.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved