Mencicipi Pepes Sagu Pisang di Jalan Suryakancana Bogor, Rasanya Legit dan Manis
Jajanan tradisional berwarna coklat ini berbahan dasar tepung sagu, dengan isian pisang, nangka, dan keju.
Penulis: Tsaniyah Faidah | Editor: Vivi Febrianti
Laporan Wartawan Tribunnewsbogor.com, Tsaniyah Faidah
TRIBUNNEWSBOGOR.COM,BOGOR TENGAH - Selain wisata alam, Bogor juga terkenal dengan makanan uniknya.
Jika biasanya makanan pepes identik dengan ikan, jamur, atau tahu, di Bogor penyajiannya menggunakan bahan dasar yang berbeda.
Adalah pepes sagu, yang dapat ditemui di sentra makanan tradisional kaki lima, Jalan Suryakencana, Bogor Tengah, Kota Bogor.
Jajanan tradisional berwarna coklat ini memang berbahan dasar tepung sagu, dengan isian pisang, nangka, dan keju.
Rasanya tidak asin pedas seperti pepes pada umumnya, namun manis dan legit mirip kue lemet dari Jawa Timur.
Pepes sagu ini dibuat dengan olahan tepung sagu yang diaduk bersama sisiran gula merah dan garam.
Selanjutnya, isian seperti pisang atau nangka di balut dengan adonan tepung.
Tahap terakhir dibungkus dengan daun pisang seperti pepes, lalu siap dibakar.
"Kalau yang suka manis, enak sih. Saya beli yang isi pisang, kalau kata saya rasanya mirip nagasari," kata salah satu pembeli pepes sagu, Nikmatul Ulfa, Selasa (11/6/2019).
Cukup membayar Rp 7,500 sudah mendapat satu buah pepes sagu.
Kendati demikian, ada varian pepes lain seperti pepes teri, pepes oncom, pepes peda, dan lain-lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/pepes-sagu-pisang.jpg)