Pilpres 2019

KPUD Kabupaten Bogor Kirim 6 Dokumen Hasil Pilpres ke Jakarta

KPUD Kabupaten Bogor hari ini membuka kotak suara hasil Pilpres 2019 demi mengambil 6 item dokumen untuk dikirim ke Jakarta

KPUD Kabupaten Bogor Kirim 6 Dokumen Hasil Pilpres ke Jakarta
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Dokumen hasil Pilpres yang akan dikirim KPUD Kabupaten Bogor ke kantor KPU Pusat di Jakarta, Rabu (12/6/2019) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bogor hari ini membuka kotak suara hasil Pilpres 2019 demi mengambil 6 item dokumen untuk dikirim ke Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Diketahui, pengambilan item dalam kotak suara ini demi memenuhi surat edaran KPU RI yang akan digunakan sebagai alat bukti dalam penyelesaian perselisihan hasil Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019.

Pembukaan kotak suara ini juga turut disaksikan oleh Bawaslu Kabupaten Bogor dan aparat kepolisian Polres Bogor.

"Asa 6 item di kotak suara ini yang kita ambil. Kalau yang lainnya tadi malam sudah berangkat, yang di luar kotak sudah berangkat," kata Ketua KPUD Kabupaten Bogor, Ummi Wahyuni saat ditemui TribunnewsBogor.com di lokasi, Rabu (12/6/2019).

Dia menjelaskan bahwa dokumen-dokumen tersebut adalah berita acara ditingkat kecamatan (DA), berita acara di tingkat desa (DA1), berita acara keberatan saksi di tingkat kecamatan (DA2), berita acara tanda terima yang ada di kecamatan dari desa (DAT), berita acara daftar hadir ketika rekapitulasi di tingkat kecamatan (DADH) dan berita acara pengembalian C6 yang tidak terdistribusi kan ke pemilih (DAC6).

Semua dokumen tersebut, kata dia, semuanya ada di dalam kotak suara dan semua salinan itu akan di-copy 12 rangkap kemudian dikirim ke basecamp KPU RI di Hotel Borobudur, Jakarta.

"Dikirm hari ini, karena paling telat di surat edaran itu tanggal 12 (Juni). Kita hanya menyerahkan saja, tapi ini untuk Pilpres saja, serentak semua kabupaten dan kota perintah dari KPU RI. Maka dikeluarkan surat edaran dari KPU RI itu, karena kita tidak sembarang membuka kotak," ungkapnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved