Memprihatinkan, Monumen Perjuangan Masyarakat Bogor Tak Terawat

Situs sejarah yang dibangun pada tahun 1985 oleh bupati kala itu adalah Monumen Perjuangan Masyarakat Cibinong.

Memprihatinkan, Monumen Perjuangan Masyarakat Bogor Tak Terawat
TribunnewsBogor.com/Tsaniyah Faidah
Monumen Perjuangan Masyarakat Cibinong 

Laporan Wartawan Tribunnewsbogor.com, Tsaniyah Faidah

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Kabupaten Bogor mempunyai sebuah monumen perjuangan yang terletak di pinggir jalan raya Jakarta - Bogor KM 46, Gerbang Bakosurtanal, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Situs sejarah yang dibangun pada tahun 1985 oleh bupati kala itu adalah Monumen Perjuangan Masyarakat Cibinong.

Namun sayang, kondisinya cukup memprihatinkan seperti tak terawat.

Pantauan Tribunnewsbogor.com, monumen yang letaknya menjorok ke dalam kebun, malah tertutup pepohonan sehingga nyaris tak terlihat.

Pun dibawahnya banyak daun-daun kering berserakan sehingga tampak kotor.

"Kadang ada yang bersihin, tapi ini sudah lama nggak ada yang bersihin," kata salah seorang pedagang makanan di dekat lokasi, Asep Setiawan, Rabu (12/06/2019).

Monumen Perjuangan Masyarakat Cibinong tampak tak terawat, Rabu (12/6/2019)
Monumen Perjuangan Masyarakat Cibinong tampak tak terawat, Rabu (12/6/2019) (TribunnewsBogor.com/Tsaniyah Faidah)

Selain itu, letaknya yang menjorok membuat orang yang berlalu-lalang tak bisa dengan jelas melihatnya.

Beruntung ada gapura bertuliskan nama monumen tersebut yang membantu orang mengenalnya.

"Kalau nggak ada namanya mungkin orang juga nggak tau itu monumen apa," tutur Asep.

Tercatat, monumen ini dulunya bernama Got Tjiluar dalam perang bivak Cibinong.

Dibangunnya monumen tersebut berawal dari adanya pertempuran masyarakat Cibinong melawan sekutu yang hendak menuju ke kota kembang.

Sehingga kemerdekaan yang diraih termasuk buah tangan pahlawan yang berada di Cibinong dan sekitarnya.

Oleh sebab itu monumen dibangun sebagai catatan sejarah di Cibinong yang kini telah menjadi ibu kota Kabupaten Bogor.

Penulis: Tsaniyah Faidah
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved