Breaking News:

Ramai Diperbincangkan Video Jangan Ko Kasih Nyala Blitznya, Ternyata Baru Dibuat April 2019

Sehingga, kedua pasangan kekasih yang melakukan hubungan layaknya suami istri dalam video mesum tersebut diberikan sanksi internal.

Editor: Ardhi Sanjaya
(Thinkstock/AndreyPopov)
Ilustrasi pornografi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Penyidik Polres Bulukumba yang menyelidiki kasus viralnya video mesum “Jangan Kasih Nyala Blitz-nya” menyebutkan jika video tersebut direkam kedua pasangan kekasih siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada bulan April 2019 lalu.

Sebelum beredar luas di berbagai media sosial, video mesum terlebih dahulu beredar di kalangan pelajar di Kabupaten Bulukumba.

Sehingga, kedua pasangan kekasih yang melakukan hubungan layaknya suami istri dalam video mesum tersebut diberikan sanksi internal.

“Kejadiannya direkam pada bulan April lalu. Kedua pemeran dalam video sudah diberikan sanksi internal oleh pihak sekolah,” kata Kepala Polres Bulukumba AKBP Syamsu Ridwan.

Dengan beredarnya video mesum di Kabupaten Bulukumba, lanjut Syamsu, kedua pemeran dalam video langsung meninggalkan kampungnya alias mengungsi yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

“Kami belum menemukan kedua pemeran dalam video mesum itu dan sudah pindah domisili dari Kabupaten Bulukumba. Tapi kami masih selidiki penyebar video tersebut,” tuturnya.

Sebelumnya, telah diberitakan, video mesum yang berdurasi 29 detik tersebut beredar luas di berbagai media sosial dan menjadi viral. Video mesum siswi SMK itu mulai beredar luas, Kamis (13/9/2019).

Dalam video tersebut, terlihat sepasang siswa siswi SMK yang mengenakan seragam sekolah putih abu-abu melakukan hubungan layaknya suami istri.

Video mesum tersebut direkam sendiri oleh siswa, sedangkan siswinya yang sedang tertidur di bangku belajar itu berkata-kata dengan menggunakan dialek Sulawesi Selatan.

“Jangan ko kasi nyala blitz nya,” ucap siswi dalam video tersebut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Video Mesum “Jangan Kasih Nyala Blitz-nya” Dibuat April 2019"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved