Ajukan Surat Keterangan Miskin, Warga Diminta Tanda Tangan Pernyataan Siap Dikutuk Bila Bohong

Kasus ini mencuat ketika Narmi (55) warga Dusun Ngadipura, Desa Rejosari, Kecamatan Semin, Gunung Kidul hendak mendaftar SKTM.

Ajukan Surat Keterangan Miskin, Warga Diminta Tanda Tangan Pernyataan Siap Dikutuk Bila Bohong
KOMPAS.com/MARKUS YUWONO
Viral, surat pernyataan siap dikutuk apabila berbobong saat ajukan SKTM di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Media sosial dihebohkan dengan beredarnya foto penampakan surat pernyataan siap dikutuk demi keterangan tidak mampu (SKTM), Minggu (16/6/2019).

Rupanya, surat tersebut dikeluarkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Gunungidul, Yogyakarta.

Dalam surat, tertuang bahwa warga harus harus menandatangi surat yang salah satu isinya berbunyi siap untuk 'dikutuk' sesuai agama masing-masing jika berbohong demi mendapatkan SKTM.

Kasus ini mencuat ketika Narmi (55) warga Dusun Ngadipura, Desa Rejosari, Kecamatan Semin, Gunung Kidul hendak mendaftar SKTM.

Mengutip dari Tribun Jogja, Kartu Indonesia Sehat (KIS) milik Narmi tidak bisa digunakan untuk berobat di Puskesmas Semin II.

Kala itu apabila Narmi ingin berobat, maka harus seperti pasien umum.

Narmi pun kemudian melaporkan kejadian tersebut ke anaknya yang bekerja di Jakarta.

"Asam lambung saya tiba-tiba naik, saat berobat ternyata KIS saya diblokir, padahal punya anak saya dan suami tidak."

"Saya kemudian mengurus KIS selama 4 bulan tidak kunjung turun, lalu saya meminta tolong anak saat pulang kampung."

"Disitu anak saya disodori surat pernyataan dari pihak desa," ucap Narmi, Jumat (13/6/2019).

Halaman
1234
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved