Rawan Bencana, Kabupaten Bogor Miliki 7 Alat Warning System

Ade Yasin mengatakan alat peringatan terjadinya bencana itu merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat sebagai antisipasi untuk wilayah rawan bencana.

Rawan Bencana, Kabupaten Bogor Miliki 7 Alat Warning System
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Pertemuan Ilmiah Tahunan Riset Kebencanaan 2019 di INA- DRTG BNPB dan Universitas Pertahanan, Sentul, Selasa (18/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CITEUREUP - Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan Kabupaten Bogor telah memiliki alat peringatan terkait bencana alam.

Hal itu ia sampaikan dalam acara Pertemuan Ilmiah Tahunan Riset Kebencanaan 2019 di INA- DRTG BNPB dan Universitas Pertahanan, Sentul, Selasa (18/6/2019).

Ade Yasin mengatakan alat peringatan terjadinya bencana itu merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat sebagai antisipasi untuk wilayah rawan bencana.

"Kami sudah memiliki alat bantuan dari Pemerintah Pusat juga 7 buah early warning system. Jadi ketika sebelum terjadi bencana sudah muncul peringatan-peringatan untuk meminimalisir terjadinya bencana yang lebih besar," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com.

Sementara, ia menilai bahwa acara Pertemuan Ilmiah Tahunan Riset Kebencanaan 2019 ini sangat bagus dan bermanfaat.

"Di sini dalam rangka teknologi. Teknologi dalam kebencanaan. Di sini kami juga banyak menyerap ilmu dari para ahli. Jadi bencana tidak ditangani oleh tenaga manusia saja tetapi harus dengan teknologi yang maju," sambungnya.

Diketahui, PIT ke-6 tahun 2019 ini diselenggarakan pada tanggal 18-19 Juni 2019 dan dihadiri 700 orang peserta yang terdiri dari para akademisi, peneliti, perekayasa, praktisi, perwakilan Kementerian/Lembaga, NGO, Lembaga Usaha, dan masyarakat umum.

Kegiatan ini diawali dengan pembukaan yang menghadirkan narasumber-narasumber antara lain Kepala BNPB, Dirjen Potensi Pertahanan, Kepala BMKG, Rektor UNHAN, Bupati Bogor, Pembina IABI, Ketua IABI, Ketua Forum PT dan Keynote Speaker Pakar Sosiologi Kebencanaan yaitu Prof Syamsul Maarif.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved