Pilpres 2019

Terkait Unggahan Faldo Maldini, Ini Tanggapan Bima Arya

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto angkat bicara saat diminta tanggapannya terkait video Faldo Maldini.

Terkait Unggahan Faldo Maldini, Ini Tanggapan Bima Arya
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto angkat bicara saat diminta tanggapannya terkait video Faldo Maldini.

Seperti diketahui Wakil Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN), Faldo Maldini menggungah video 'Prabowo Tidak Akan Menang Pemilu di MK' di akun Youtube miliknya.

Dalam video berdurasi sekira 8 menit dia memberikan penjelasan bahwa gugatan pemilu Prabowo di Mahkamah Konstitusi tidak akan berhasil.

Menanggapi hal itu Wakil Ketua Umum PAN, Bima Arya mengatakan bahwa dirinya mengapresiasi sikap Faldo.

Menurut Bima melalui unggahan video itu Faldo sebenarnya telah memberikan pendidikan politik kepada publik.

"Dia selama ini saya amati berkampanye dengan ala milenial dipadukan konvensional, sekarang juga melakukan pendidikan politik ke kalangan milenial melalui kanal youtubenya, itu menyampaikan hal yang menurut dia itu harus disampaikan ya saya kira kita harus apresiasi itu," ujarnya usai launching logo 100% Bogor Pisan si Mal Botani Square (17/6/20119) malam tadi.

Bima Arya yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Bogor menjelaskan bahwa salah satu tugas seorang politisi adalah memberikan pendidikan politik.

"Saya lihat politisi itu salah satu tugasnya sosialisasi dan pendidikan politik itu adalah fungsi partai politik yang harus dijalankan politisi itu yang sekarang saya lihat yang sedang dilakukan oleh faldo artinya faldo punya latar belakang keilmuan yang mumpuni kader andalan Partai Amanat Nasional," ucapnya.

Meski belakangan unggah itu menimbulkan dugaan bahwa PAN telah menentukan arah dukungan setelah Pilpres namun Bima membatahnya.

"Sikap PAN belum ada nanti ada rapat DPP PAN, salah satu bahasannya ada kesana tapi mungkin nanti saya kira disana juga ada rakernas PAN yang disana juga akan diputuskan arah PAN kemana sebelum diputuskan saya kira wajar ada wacana ke kanan ke kiri tapi begitu partai memutuskan ya semuanya harus taat sekarang semua menunggu MK jadi belum ada perubahan apa-apa ketika MK sudah memutuskan pasti jadi rujukan partai tentukan arah," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved