Satpol PP Bojonggede Bogor Tangkap Basah Pembuang Sampah, tapi Tidak Diberi Sanksi

Sebelum tertangkap basah, Satpol PP Kecamatan Bojonggede telah terlebih dahulu melakukan pengintaian terhadap pelaku.

Satpol PP Bojonggede Bogor Tangkap Basah Pembuang Sampah, tapi Tidak Diberi Sanksi
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kasatpol PP Kecamatan Bojonggede, Comerain La Ode terus 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Bojonggede, Comerain La Ode berhasil menangkap basah pelaku pembuang sampah liar.

Ia menyebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di Jalan Baru Bambu Kuning yang mengarah ke Jalan Raya Pemda, Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu.

Sebelum tertangkap basah, Satpol PP Kecamatan Bojonggede telah terlebih dahulu melakukan pengintaian terhadap pelaku.

Diketahui, pelaku tersebut merupakan salah satu pedagang yang berjualan disekitaran SPBU Jalan Raya Bambu Kuning, Kabupaten Bogor.

"Kejadian itu terjadi di sebelum pom bensin Kincir, Bambu Kuning. Orang berjualan, ketika malam hari dia membawa sampah satu karung dan dibuangnya di Jalan Baru arah Cibinong di jalur lambat. Itu kita tangkap dan kita lakukan tindakan," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (19/6/2019).

Namun setelah dilakukan tindakan yang lebih mendalam, ternyata pelaku pembuang sampah liar tersebut tidak memiliki identitas diri.

"Permasalahan yang kedua adalah si pembuang sampah bukan warga yang tinggal di sini. Tidak punya alamat tetap dan dia melakukan pembuangan sampah sembarangan," jelasnya.

Comerain La Ode menjelaskan bahwa saat ini pelaku belum mendapatkan sanksi efek jera lantaran terganjal masalah identitas diri.

"Apa daya orang tersebut tidak memiliki alamat yang jelas dan identitas dirinya tidak ada sehingga penindakannya sampai sekarang belum terbayar," jelasnya.

Kendati demikian, Comerain La Ode berharap agar pemerintah membuat satu tempat pembuangan sampah agar permasalahan sampah di Kabupaten Bogor dapat segera teratasi.

"Pemerintah harus membuat satu tempat untuk pembuangan sampah tetap dan bank sampah. Sehingga terukur dengan baik. Kalau seperti ini kita tindak tanpa ada solusi agak repot," pungkasnya

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved