Pilpres 2019

Bawaslu Tidak Akan Bawa Saksi untuk Sidang Sengketa Hasil Pilpres di MK Besok

Bawaslu RI mengaku tidak akan menghadirkan saksi untuk sidang kelima Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi

Bawaslu Tidak Akan Bawa Saksi untuk Sidang Sengketa Hasil Pilpres di MK Besok
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Suasana sidang perdana sengketa pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI mengaku tidak akan menghadirkan saksi untuk sidang kelima Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jumat (21/6/2019).

Bawaslu hanya sebatas memberikan jawaban tertulis dengan ketebalan 200-230 halaman, berikut disertai alat bukti dokumen dan surat-surat lainnya yang telah diberi tanda PK 1 sampai PK 206.

"Kami tidak ada saksi, jadi kami cukup dengan memberikan jawaban tertulis dengan tebal sekitar 200 lebih, 230-an dengan alat bukti dokumen dan surat-surat yang kami beri tanda PK 1 sampai PK 206," kata Ketua Bawaslu RI Abhan di Gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2019).

Majelis Hakim Konstitusi akan terlebih dulu mengesahkan alat bukti yang dibawa Bawaslu RI dengan tanda nomor PK 1 - PK 206 sebelum sidang dimulai.

Abhan mengatakan, upaya mereka menjawab segala argumentasi yang ada di ruang sidang tidak akan melenceng dari himpunan fakta-fakta pengawasan, hingga tindak lanjut penanganan pelanggaran selama penyelenggaraan Pemilu 2019.

"Apa yang kami sampaikan adalah fakta-fakta pengawasan, tindak lanjut penanganan pelanggaran, nanti yang menilai Majelis Hakim," ungkap Abhan.

Sebagai informasi, agenda sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 atau sengketa Pilpres akan kembali digelar Jumat (21/6) besok, pukul 09.00 WIB.

Agenda acara sendiri ialah mendengar keterangan saksi dari pihak terkait yakni tim kuasa hukum paslon 01 Jokowi-Ma'ruf dan jawaban Bawaslu RI selaku pihak pemberi keterangan.

 (tribunnews.com, Danang Triatmojo)

Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved