Bogor Jadi Target Potensial Untuk Pengembangkan Energi Terbarukan di Jawa Barat

Potensi pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) di Indonesia cukup besar, tak terkecuali di Jawa Barat.

Bogor Jadi Target Potensial Untuk Pengembangkan Energi Terbarukan di Jawa Barat
TribunnewsBogor.com/Tsaniyah Faidah
Kepala Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TKE) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Mohammad Mustafa Sarinanto (kiri) saat acara workshop Menelaah Arti Penting Energi Terbarukan di Indonesia, Rabu (19/6/2019) di Hotel Salak The Heritage, Rabu (19/6/2019) 

Laporan Wartawan Tribunnewsbogor.com, Tsaniyah Faidah

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Potensi pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) di Indonesia cukup besar, tak terkecuali di Jawa Barat.

Disampaikan oleh Kepala Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TKE) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Mohammad Mustafa Sarinanto bahwa Jawa Barat merupakan wilayah yang berpotensial dalam pengembangan EBT Mikrohidro.

Pemerintah menargetkan bisa mengoptimalkan EBT di Jawa Barat sebesar 54% pada 2030 mendatang.

Sementara data tahun 2016 pemanfaatannya hanya sekitar 11% dari total penggunaan energi di Jawa Barat.

"Namun pemanfaatan EBT sampai saat ini masih didominasi oleh PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air). Namun yang jelas energi terbarukan itu kebutuhan zaman," tuturnya dalam Workshop Menelaah Arti Penting Energi Terbarukan di Indonesia, Rabu (29/6/2019).

Ia melanjutkan, mengoptimalkan pemanfaatan EBT sebagai antisipasi energi fosil yang suatu saat akan habis.

Mustafa menuturkan, energi fosil yang selama ini digunakan hanya bisa memenuhi kebutuhan domestik hingga tahun 2026.

"Sehingga perlu mempersiapkan energi sebelum energo fosil benar-benar habis. Seperti yang telah dilakukan negara luar," ucapnya.

Di Jawa Barat, pemanfaatan EBT dengan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), yang tersebar di Bogor, Subang, Garut, Tasikmalaya, Cianjur, dan Kuningan.

Sementara di Bogor sendiri terdapat 2 PLTMH yang berada di daerah Cianten untuk memenuhi kebutuhan listrik di area Bogor rayon Leuwiliang.

Potensi PLTMH Cianten 1B yakni 2 x 3,1 MW sedangkan di PLTMH Cianten 3 yakni 2 x 2,9 MW.

Penulis: Tsaniyah Faidah
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved