Dalam Sehari, Jokowi Terima 100 Surat Aduan dari Warga

Dalam sehari Deputi Pengaduan Maayarakat Kementerian Setneg mencatat ada 100 aduan dalam sehari.

Dalam Sehari, Jokowi Terima 100 Surat Aduan dari Warga
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Asisten Deputi Pengaduan Masyarakat Kementerian Setneg, Hadi Nugroho 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Deputi Pengaduan Masyarakat Kementerian Sekretarian Negara (Kemensetneg) mencatat bahwa ada berbagai aduan masyarakat yang ditunjukan kepada Presiden Joko Widodo.

Asisten Deputi Pengaduan Masyarakat Kementerian Setneg, Hadi Nugroho mengatakan bahwa ada ribuan aduan yang masuk.

Dalam sehari Deputi Pengaduan Maayarakat Kementerian Setneg mencatat ada 100 aduan dalam sehari.

"Banyak banget (aduan yang masuk), Rata-rata sekitar 100 aduan itu baru yang surat belum yang email belum yang SMS," katanya saat ditemui di Balaikota Bogor.

Hadi menjelaskan bahwa aduan yang masuk berasal dari berbagai daerah.

Jenis aduannya pun macam-macam, namun dari aduan tersebut tidak semuanya bisa direspon untuk ditindak lanjuti.

Karena kata Hadi pengaduan yang bisa ditindak lanjuti dan diverifikasi hanya aduan yang bisa dipertanggung jawabkan.

"Ya artinya yang bisa dipertanggungjawabkan (aduannya) yang lengkap, ya tugas kami memverifikasi, kalau yang acak-acak kaya begitu ada yang seperi ini pak saya kepolisi (mendaftar ingin masuk polisi) tiga kali tidak diterima minta bantuan agar diterima, coba kaya gitu(aduannya), jujur saja sudah (aduannya) ditumpuk saja kalau kaya gitu, itu jelas jelas praktek KKN kok," ucapnya

Meski demikian Hadi menjelasakan bahwa setiap aduan yang masuk tetap akan diterima dan dibaca terlebih dahulu.

Nantinya setelah itu pihaknya mengsortir mana aduan yang memang bisa dipertanggungjawabkan.

"Coba banyangin kalau presiden baca semua kapan kerjanya coba, ya tetapi kita memang kita harus sabar ya, kalau seperti itu, kita tidak bisa ini ga boleh, ini enggak layak, tetap semuanya kita terima kita pelajari dari mulai yang ecek ecek kita baca," ucapnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved