Pilpres 2019

Kuasa Hukum Tim 02: Kami Tidak Pernah Interupsi, Pertanyaannya Begitu Banyak, Kami Diam Saja

saksi yang dihadirkan Tim Hukum Jokowi-Maruf tengah memberikan keterangan kepada Hakim

Kuasa Hukum Tim 02: Kami Tidak Pernah Interupsi, Pertanyaannya Begitu Banyak, Kami Diam Saja
Kompas.com
Ketua Tim Hukum pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto (berdiri-kanan) terlihat berdiskusi dengan anggota tim hukum Denny Indrayana di sidang perdana sengketa pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019).(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO) 

TRIBUNNEWSBOGOR.OCM -- Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Luthfi Yazid, sempat berdebat dengan pengacara Jokowi-Maruf, Ade Irfan Pulungan dalam sidang sengketa hasil pilpres yang digelar Mahkamah Konstitusi ( MK), Jumat (21/6/2019).

Perdebatan itu terjadi ketika Irfan menginterupsi perkataan Luthfi.

Awalnya, saksi yang dihadirkan Tim Hukum Jokowi-Maruf tengah memberikan keterangan kepada Hakim Manahan Sitompul. Oleh Hakim, saksi dinilai memberikan keterangan yang berubah-ubah.

Manahan lalu mengingatkan bahwa saksi telah disumpah untuk memberikan keterangan secara benar. Jika tidak, saksi bisa disebut memberikan keterangan palsu.

Setelahnya, Manahan memberikan waktu kepada Kuasa Hukum 02 untuk bertanya kepada saksi.

Polri Kabulkan Penangguhan Penahanan Soenarko, Panglima TNI dan Luhut Pandjaitan Jadi Penjamin

Tak Cuma Soal Pelayanan, Presiden Jokowi Juga Terima Aduan Istri yang Suaminya Selingkuh

Saat itulah, Luthfi mengulang peringatan Hakim kepada saksi supaya memberikan keterangan yang benar.

"Saudara saksi, jadi saudara sekali lagi sudah diingatkan tadi bahwa saudara disumpah ya. Pertanggungjawabannya itu bukan hanya di Majelis sini disaksikan oleh rakyat Indonesia, tapi pertanggungjawaban terhadap Allah," kata Luthfi.

Mewakili Tim Hukum 01, Ade Irfan Pulungan menginterupsi kepada Majelis Hakim.

Namun, interupsi itu segera dijawab oleh Luthfi. "Keberatan, Yang Mulia," ujar Irfan.

"Saya tidak interupsi ketika saudara berbicara. Tidak interupsi sama sekali," potong Luthfi.

Megawati dan Jajaran PDI Perjuangan Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Presiden Jokowi

Diduga Sebar Hoaks Terkait Petugas KPPS Tewas Diracun, Penyidik Polda Jabar Amankan Rahmat Baequni

Halaman
12
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved