Megawati dan Jajaran PDI Perjuangan Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Presiden Jokowi

PDI-P berharap agar kepemimpinan Jokowi mendorong semangat persatuan dan pembangunan dunia.

Warta Kota/henry lopulalan
RAKORNAS PDIP - Presiden RI Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla (tengah) dan Presiden RI ke 6 dan ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, membuka rapat koordinasi nasional (Rakornas) Tiga Pilar PDI Perjuangan di BSD City, Baten, Sabtu(16/12/2017). Rakornas bertema 'Berdikari untuk Indonesia Raya' dengan peserta adalah kepala daerah dari PDI Perjuangan, pengurus daerah, dan anggota DPR/DPRD untuk koselidasi. Warta Kota/henry lopulalan 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri beserta segenap keluarga besar partai mengucapkan selamat ulang tahun ke-58 untuk Presiden Joko Widodo, pada Jumat (21/6/2019).

"Selamat ulang tahun Pak Jokowi. Tanggal 21 Juni bertepatan dengan wafatnya Bung Karno. Dalam perspektif, spiritualitas bangsa, hal itu bukan kebetulan," ujar Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, dalam keterangan tertulis, Jumat (21/6/2019).

"Dalam ulang tahun Pak Jokowi ke 58, kami mendoakan agar Beliau mendapatkan rahmat kesehatan, panjang umur, dan semangat yang menyala-nyala untuk terus berdedikasi bagi rakyat, bangsa, dan negara," lanjut Hasto.

Hasto mengungkapkan, kepemimpinan Jokowi pada periode kedua kelak tidak hanya menyelesaikan soal-soal mendasar berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan, mendorong keadilan serta membangun kebudayaan bangsa.

Jokowi juga diharapkan membawa kemajuan pada seluruh lini kehidupan. PDI-P berharap agar kepemimpinan Jokowi mendorong semangat persatuan dan pembangunan dunia.

Hasto menambahkan, Indonesia mampu menjadi 'light star' bagi bangsa-bangsa di Asia, Afrika dan Amerika Latin dengan menggelar Konferensi Asia Afrika di Bandung.

Dimana, sejak saat itulah proklamator Ir Soekarno terus membangun tata dunia baru berdasarkan nilai-nilai Pancasila.

Setelah banyak negara di Asia, Afrika dan Amerika Latin yang merdeka, Bung Karno melihat negara baru itu menghadapi dua blok kekuatan dunia, blok barat Amerika Serikat dan blok timur Uni Sovyet yang keduanya memiliki nilai-nilai imperialisme.

Maka, Bung Karno dengan konsistensinya untuk melawan kapitalisme dan imperialisme, ia menggagas lahirnya Gerakan Non Blok di Beograd, Yugoslavia.

"GNB berpihak pada perdamaian dunia. Itulah kepeloporan Indonesia membangun persaudaraan dunia," ujar Hasto.

Untuk itu, PDI Perjuangan percaya kepemimpinan Jokowi juga akan menjadi 'light star' melalui tata pemerintahan yang baik.

"Kepemimpinan Pak Jokowi tidak hanya visioner. Namun juga menghadirkan kekuasaan langsung di rumah rakyat, kepemimpinan yang merakyat, andalan bagi kemajuan negeri," jelas Hasto.

 (Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda)

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved