Moeldoko Sayangkan Pernyataan Baequni Soal Informasi Hoaks Petugas KPPS yang Meninggal Diracun

Ia meminta semua pihak untuk tidak menyampaikan informasi tidak pasti ke publik ‎dan membuat kegaduhan. Padahal faktanya tidak seperti yang disampaika

Moeldoko Sayangkan Pernyataan Baequni Soal Informasi Hoaks Petugas KPPS yang Meninggal Diracun
Dok. Instagram
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kepala Staf Presiden Moeldoko menegaskan, informasi yang menyebutkan petugas KPPS meninggal karena diracun ‎adalah informasi hoaks.

"Kami sudah undang semua pihak terkait bahwa sudah sangat clear, meninggalnya teman-teman KPPS itu (bukan diracun) tapi status kesehatanya, meninggal wajar. Ini yang ngomong menteri (kesehatan) loh, meninggalnya diduga karena kecapean," ujar Moeldoko, di Bandung Kamis (20/6).

Namun, ia menyayangkan Rahmat Baequni menyampaikan itu ke publik dan diyakini sebagai kebenaran.

Rahmat Baequni dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri terkait ceramahnya tentang petugas KPPS meninggal karena diracun.

Saat ini, kasusnya dilimpahkan ke Ditreskrimsus Polda Jabar.

"Saya pikir begini ya, kami ini berpikir jujur dan berkata jujur. Apalagi yang bersangkutan (sebagai ustadz), ngomongnya jangan ngawur, saya harus tegas," ujarnya.

Ia meminta semua pihak untuk tidak menyampaikan informasi tidak pasti ke publik ‎dan membuat kegaduhan. Padahal faktanya tidak seperti yang disampaikan.

"Jadi jangan lagi di bahasanya itu justru meracuni, kasihan masyarakat dan kasihan keluarganya itu sudah rela," ujarnya.

Sementara itu, ‎penyidik Ditreskrimsus Polda Jabar mendalami keterangan pengurus Dewan Kemakmuran Mesjid (DKM) sebuah mesjid, tempat Rahmat Baequni‎ menyampaikan petugas KPPS di Pemilu 2019 tewas diracun.

"Betul, sedang didalami. Saat ini sedang didalami pengurus DKM-nya," ujar Direktur Ditreskrimsus Polda Jabar, Kombes Samudi via pesan elektroniknya.

Halaman
123
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved