Tak Cuma Soal Pelayanan, Presiden Jokowi Juga Terima Aduan Istri yang Suaminya Selingkuh

Dalam sehari Sekretariat Negara (Setneg) menerima ratusan surat aduan dari masyarakat.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Asisten Deputi Pengaduan Masyarakat Kementerian Setneg, Hadi Nugroho 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Dalam sehari Sekretariat Negara (Setneg) menerima ratusan surat aduan dari masyarakat.

Aduan tersebut berasal dari surat yang dikirim warga, surat elektronik dan sms.

Asisten Deputi Pengaduan Masyarakat Kementerian Setneg, Hadi Nugroho mengatakan bahwa surat yang masuk akan disortir terlebih dahulu sebelum diverivikasi hingga sampai kepada Presiden Joko Widodo ( Jokowi ).

Karena kata Hadi surat yang masuk pun beragam, mulai dari aduan suami selingkuh hingga aduan mengenai ketua RT yang tidak diganti-ganti selama 10 tahun.

"Rata-rata sekitar 100 aduan, itu baru yang surat belum yang email belum yang sms, Coba banyangin kalau presiden baca semua kapan kerjanya coba, ya tetapi kita memang kita harus sabar ya kalau seperti itu, kita tidak bisa ini ga boleh, ini enggak layak tetap semuanya kita terima kita pelajari dari mulai yang ecek ecek, seperti pak suami saya seligkuh mohon ada tindakan, iya ada itu, pak, RT kami sudah 10 tahun enggak diganti ganti mohon diganti ya kaya gitu ada," ujarnya Kamis (20/6/2019) di Balaikota Bogor kemarin.

Hadi menjelasakan bahwa tidak ada larangan untuk masyarakat mengadukan aduan kepada presiden.

"Bisa, kirim surat, semua orang kan bias kemana saja ke walikota bisa, (alamatnya) Ya kepresiden Republik Indonesia gitu saja ada yang di Istana Bogor ada yang di Istana Jakarta di Istana Bogor di Istana Jakarta sama saja," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved