Lokasi Tenggelamnya Bocah 10 Tahun di Bogor, Warga : Kalau ke Sana Jangan Siang-siang

Tepat di pinggir Kali Ciliwung tempat kejadian merupakan area pemakaman umum warga sekitar yang cukup rimbun dengan pohon-pohon

Lokasi Tenggelamnya Bocah 10 Tahun di Bogor, Warga : Kalau ke Sana Jangan Siang-siang
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kali Ciliwung, kawasan Kedung Badak, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Senin (24/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Seorang bocah bernama Brama (10) tenggelam dan ditemukan meninggal dunia keesokan harinya di Kali Ciliwung, kawasan Kedung Badak, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Senin (24/6/2019).

Pantauan TribunnewsBogor.com, lokasi tenggelamnya korban merupakan kawasan yang cukup sepi.

Aliran air kali pun bergerak cukup tenang.

Tepat di pinggir Kali Ciliwung tempat kejadian merupakan area pemakaman umum warga sekitar yang cukup rimbun dengan pohon-pohon bambu dan pohon-pohon tua di sekitarnya.

Pinggir kali seberangnya terpantau adalah berupa dinding bebatuan yang juga rimbun ditumbuhi pepohonan.

Sementara di bagian daratan kali yang tak dialiri air merupakan bebatuan yang terdapat cukup banyak sampah serta bekas tungku pembakaran.

"Di sana emang suka banyak anak-anak main, masak-masak, gitu. Tapi kalau lagi kemarau, kalau musim hujan gak ada yang berani," kata warga sekitar, Sumaryono (40), kepada TribunnewsBogor.com, Senin (24/6/2019).

Dia menjelaskan bahwa bahwa bagi warga Perum Puspa Raya, peristiwa orang tenggelam di kawasan tersebut akhir-akhir ini memang jarang, namun menurut di jaman dulu peristiwa itu cukup sering.

Topik soal mistis jadi pembicaraan sejumlah warga saat mereka berkumpul di sekitar rumah duka korban bocah yang sempat hilang dan ditemukan tewas sehari kemudian itu.

Sumaryono pun sempat menghimbau kepada TribunnewsBogor.com untuk jangan pergi ke Kali Ciliwung tempat lokasi tenggelamnya korban tersebut sendirian.

"Kalau ke sana jangan siang, nanti aja, di sana juga udah sepi. Pokoknya percaya gak percaya jangan ke sana jam segini," ungkap Maryono.

Sementara pihak Kepolisian mengungkapkan bahwa korban tenggelam di Kali Ciliwung ini murni karena kecelakaan.

Korban terpeleset saat bermain rakit bersama teman-temannya kemudian tenggelam dan sempat tak ditemukan selama sehari.

"Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi saat korban tenggelam dalam kedalaman tidak kurang dari 7 meter. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal, namun tidak terdapat tanda-tanda kekerasan," kata Kanit Reskrim Polsek Bojonggede, Iptu Jajang Rahmat.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved