Pilpres 2019
Andre Protes Soal Prediksi Prabowo Mungkin Gabung ke Jokowi, Faldo Maldini : Abang Jangan Plin Plan
Menurut Faldo Maldini, tidak menjadi soal Prabowo Subianto bergabung dengan Jokowi jika nantinya Jokowi dilantik menjadi Presiden untuk kedua kalinya.
Penulis: khairunnisa | Editor: Vivi Febrianti
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Analisa Faldo Maldini soal kemungkinan Prabowo Subianto akan bergabung ke Jokowi diprotes Andre Rosiade.
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Andre Rosiade menyebut bahwa kubunya saat ini sedang terfokus pada hasil Mahkamah Konstitusi.
Karenanya, ketika mendengar perihal analisis tersebut, Andre Rosiade pun tampak memberikan sindiran kepada Faldo Maldini.
Sebelumnya, Faldo Maldini sempat mengulas kemungkinan Prabowo Subianto bergabung dengan calon presiden 01 Joko Widodo (Jokowi).
Hal itu disampaikan Faldo Maldini di channel Youtubenya yang berjudul Prabowo (Mungkin) Gabung Jokowi, Minggu (23/6/2019).
Dalam videonya itu, Faldo Maldini awalnya memberi jawaban-jawaban atas tuduhan-tuduhan yang dialamatkan kepada dirinya setelah videonya yang menyebut Prabowo tak akan menang di MK beberapa waktu lalu banyak diperbincangkan.
Faldo Maldini pun membantah berbagai tuduhan itu.
Faldo kemudian menyinggung kemungkinan Prabowo bergabung dengan Jokowi.
Menurut Faldo Maldini, tidak menjadi soal Prabowo Subianto bergabung dengan Jokowi jika nantinya Jokowi dilantik menjadi Presiden untuk kedua kalinya.
Begitu juga sebaliknya, misalnya Jokowi bergabung ke Prabowo Subianto jika Prabowo menjadi Presiden.
"Kalau bagi gua sekali lagi, nggak ada yang salah, asalkan mereka menjaga value yang mereka perjuangkan, bagi gua yang value-nya mereka selalu ada," kata Faldo Maldini.

Faldo mencontohkan salah satu pernyataan yang sering dilontarkan Prabowo yakni soal kebocoran anggaran.
Menurut Faldo Maldini, jika Prabowo Subianto bergabung di pemerintahan Jokowi, Ia bisa menyampaikan soal kebocoran anggaran tersebut.
• Setelah Prediksi Prabowo Tak Akan Menang di MK, Faldo Maldini Sebut Prabowo Mungkin Gabung Jokowi
Jika nantinya Prabowo Subianto tak bisa mengatasi persoalan kebocoran anggaran itu, menurut Faldo Maldini, Prabowo Subianto pun layak untuk dikritik.
Berkenaan dengan analisanya yang kembali menuai sorotan, Faldo Maldini pun menjelaskan bahwa pernyataan soal bergabungnya Prabowo Subianto ke pihak Jokowi adalah sebuah kemungkinan.
Sebab, Faldo Maldini ingin mengubah stigma yang selama ini berkembang di publik tentang pertarungan abadi kubu 01 dan 02.
"Yang saya sampaikan itu kemungkinan-kemungkinan. Orang menganggap pertarungan 01 dan 02 itu pertarungan abadi. Nah itu yang ingin saya lawan," ucap Faldo Maldini dalam tayangan iNews Sore edisi Senin (24/6/2019).
Lebih lanjut, Faldo Maldini bertutur bahwa dirinya ingin agar para elit partai menceritakan hal yang sebenarnya.
Pun dengan elit partai yang berada di kubu 02, kubu yang pernah dibelanya ketika Pilpres 2019.
Sebab, dinamika yang ada di Pilpres 2019 menurut Faldo Maldini tidak boleh dijadikan momen untuk seseorang menjadi sosok yang fanatik.
Menanggapi analisa serta argumen Faldo Maldini, Andre Rosiade pun memberikan tanggapannya.
Di awal, Andre Rosiade mengungkap status Faldo Maldini di tubuh BPN Prabowo-Sandi.

Ia pun mengungkap bahwa Faldo Maldini sejak pemilihan Pilpres 2019 tidak lagi aktif di BPN.
"Faldo sejak 17 April tidak pernah aktif lagi di BPN. Sehingga waktu beliau membuat vlog yang menyatakan pihak 02 itu enggak punya saksi, itu melukai perasaan kami," ujar Andre Rosiade.
• Tanggapi Video Faldo Maldini Prabowo Tak Akan Menang Pemilu di MK, Ini Kata Bima Arya
Menanggapi analisa Faldo Maldini soal kemungkinan Prabowo Subianto bergabung dengan tim Jokowi, Andre Rosiade pun tampak gusar.
Ia lantas melayangkan protes serta menjelaskan bahwa tim Prabowo-Sandi saat ini masih fokus pada putusan Mahkamah Konstitusi soal hasil Pilpres 2019 yang akan diumumkan Kamis (27/6/2019).
"Sikap kami Partai Gerindra dan BPN Prabowo-Sandi saat ini fokus kepada Mahkamah Konstitusi. Kami masih meyakini bahwa Prabowo-Sandi akan menang di Mahkamah Konstitusi," ungkap Andre Rosiade.
Lebih lanjut, Andre Rosiade pun tampak menyinggung elit partai yang menurutnya kini sudah banyak yang berpaling ke Jokowi.
Pun dengan beberapa elit partai yang secara terang-terangan meminta jabatan kepada Jokowi.
Menurut Andre Rosiade, hal tersebut tidak sesuai dengan gaya partai Gerindra, partai yang menggawangi Prabowo-Sandi.
"Itu fokus kami saat ini. Belum terpikir kami bicara deal-deal dengan pihak Jokowi. Bahkan meminta jabatan kepada Jokowi seperti terindikasi dilakukan pimpinan partai lain. Itu bukan gaya partai Gerindra," imbuh Andre Rosiade.
Selain itu, Andre Rosiade menyebut bahwa pertemuan Prabowo Subianto dengan Jokowi akan mungkin terjadi usai Mahkamah Konstitusi memutus hasil Pilpres 2019.
Pertemuan itu menurut Andre Rosiade juga tidak akan membahas perihal deal-deal politik seperti analisis Faldo Maldini.
• Video Faldo Maldini Prediksi Prabowo-Sandi Tak Akan Menang di MK, Akui Kejelian Tim Hukum Jokowi
Menurut Andre Rosiade, jika pertemuan Jokowi dan Prabowo terjadi, maka hal-hal yang akan dibicarakan itu adalah perihal bangsa dan negara.
Tanggapan yang diulas Andre Rosiade pun lantas dibalas Faldo Maldini.
Ia tampak tak terima dengan bahasan Andre Rosiade yang menyebutnya tak lagi aktif di BPN Prabowo-Sandi sejak 17 April.

Faldo Maldini pun lantas menyinggung Andre Rosiade yang menurutnya sedang menyerang pribadi.
"Ini untuk Bang Andre. Saya ingin mengatakan janganlah kebiasaan menyerang hal-hal pribadi. Jika memang saya tidak datang pada 17 April kenapa sekarang dipermasalahkan ? Jangan sampai saya mengeluarkan opini yang berbeda dengan Anda, Anda malah ngomongin tentang rapat," kata Faldo Maldini.
Tak hanya itu, Faldo Maldini juga meminta Andre Rosiade untuk bersikap tegas.
Ia pun mendesak Andre Rosiade untuk mengungkap fakta sebenarnya ke publik soal arah politik yang akan Partai Gerindra ambil ke depannya.
"Menurut saya, Abang Andre jangan plin plan. Apalagi Bang Andre elit. Sampaikan saja yang sebenarnya ke publik. Kondisi sebenarnya seperti apa. Biar ini jadi pembelajaran untuk kita semua," pungkas Faldo Maldini.
• Faldo Maldini Posting Soal Harapan Usai Dikabarkan Tak Lolos ke DPR, Hanum Rais : Kami Butuh Kamu
Bahkan, Faldo Maldini pun mengungkap dasar dari analisanya perihal kemungkinan Prabowo Subianto bergabung ke Jokowi.
"Ada enggak statement elit Gerindra yang bilang 'kita akan di luar, oposisi ?'. Ya coba aja sampaikan," imbuh Faldo Maldini.
Lebih lanjut, Faldo Maldini pun menyebut bahwa Partai Gerindra memang menjadi daya tarik bagi kubu 01.
Sebab perolehan suara yang didapatkannya sangatlah besar jika dibandingkan dengan partai yang menaungi Faldo Maldini.
"Apalagi kan dibilang Partai Gerindra kan jadi partai yang menarik bagi koalisi 01. Ya jelas, karena suaranya 12%. Kami yang kecil ini dituduh dapat ABCD, kita cuma 6,9% kok PAN," ucap Faldo Maldini.
Mendengar sindiran yang dilayangkan Faldo Maldini, Andre Rosiade pun tampak membela diri.
Menurutnya, publik harus tahu soal status yang kini disandang Faldo Maldini di kubu 02.
"Kenapa saya bilang tanggal 17 April Faldo tidak pernah datang lalu berkomentar ? Jadi kita bukan pribadi, tapi Faldo berkomentar soal kebijakan BPN, tentu saya sampaikan kepada publik," kata Andre Rosiade.
Tonton video lengkapnya :