Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin Jadi Tersangka Lagi, Politisi PPP di Kabupaten Bogor Belum Tahu

achmat Yasin kembali ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh KPK setelah diperbolehkan pulang dari Lapas Sukamiskin

Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin Jadi Tersangka Lagi, Politisi PPP di Kabupaten Bogor Belum Tahu
TRIBUNNEWS/HENRY LOPULALAN
Rachmat Yasin (TRIBUNNEWS/HENRY LOPULALAN) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor, Junaedi Samsudin mengaku tak tahu menahu soal penetapan tersangka korupsi Rachmat Yasin (RY) oleh KPK.

Rachmat Yasin kembali ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas dugaan meminta, menerima atau memotong pembayaran dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sekitar Rp 8,93 miliar serta diduga menerima gratifikasi berupa tanah seluas 20 hektar dan mobil Toyota Vellfire senilai Rp 825 juta.

"Belum tahu saya, belum dapet kabar," kata Junaedi saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Selasa (25/6/2019) malam.

Anggota DPRD Kabupaten Bogor ini mengaku sama sekali belum mendapat kabar terkait hal itu dari siapa pun.

"Saya lagi ada acara, jadi saya juga belum baca-baca berita," kata Junaedi.

Diketahui, Rachmat Yasin kembali ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh KPK setelah diperbolehkan pulang dari Lapas Sukamiskin pada 8 Mei 2019 lalu atas kurungan dari kasus korupsi yang menjeratnya.

Pada waktu itu, politisi PPP ini dinyatakan cuti menjelang bebas dan ia pun bisa merayakan hari lebaran 2019 bersama keluarganya.

Kepulangannya ke rumah dari Lapas Sukamiskin saat itu, Rahmat Yasin juga disambut meriah oleh keluarganya yang menggelar perayaan di kediamannya di Dramaga, Kabupaten Bogor.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved