Rachmat Yasin Kembali Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh KPK, Kantor DPC PPP Kabupaten Bogor Sepi

Politisi PPP itu kembali berurusan dengan KPK setelah menjalani hukuman di Lapas Sukamiskin, Bandung.

Rachmat Yasin Kembali Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh KPK, Kantor DPC PPP Kabupaten Bogor Sepi
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kondisi Gedung RY Center yang bersebelahan dengan kantor DPC PPP Kabupaten Bogor di Jalan tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (25/6/2019) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY) kembali ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Politisi PPP itu kembali berurusan dengan KPK setelah menjalani hukuman di Lapas Sukamiskin, Bandung.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Selasa (25/6/2019), kantor DPC PPP Kabupaten Bogor saat ini juga tampak sepi setelah ramai pemberitaan terkait kabar yang dirilis KPK.

Termasuk RY Center yang merupakan gedung dengan mengambil nama Rahmat Yasin (RY) yang ada di sampingnya.

Sederet Kasus Mantan Bupati Rachmat Yasin, Belum Bebas Resmi Kini Diduga Terima Tanah & Vellfire

Di kawasan kantor DPC PPP dan RY Center ini juga terpantau tampak tak ada satu pun kendaraan yang terparkir.

"Gak ada orang, udah pada pulang," kata seorang penjaga kantor PPP kepada TribunnewsBogor.com.

Diberitakan sebelumnya, Rahmat Yasin kembali ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas dugaan meminta, menerima atau memotong pembayaran dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sekitar Rp 8,93 miliar serta diduga menerima gratifikasi berupa tanah seluas 20 hektar dan mobil Toyota Vellfire senilai Rp 825 juta.

"Belum tahu saya, belum dapet kabar," kata Politisi PPP Junaedi Samsudin saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Selasa (25/6/2019) malam.

Anggota DPRD Kabupaten Bogor ini mengaku sama sekalu belum mendapat kabar terkait hal itu dari siapa pun.

"Saya lagi ada acara, jadi saya juga belum baca-baca berita," kata Junaedi.

Diketahui, Rahmat Yasin kembali ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh KPK setelah diperbolehkan pulang dari Lapas Sukamiskin pada 8 Mei 2019 lalu atas kurungan dari kasus korupsi yang menjeratnya.

Pada waktu itu, politisi PPP ini dinyatakan cuti menjelang bebas dan ia pun bisa merayakan hari lebaran 2019 bersama keluarganya.

Kepulangannya ke rumah dari Lapas Sukamiskin saat itu, Rahmat Yasin juga disambut meriah oleh keluarganya yang menggelar perayaan di kediamannya di Dramaga, Kabupaten Bogor.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved