Ratna Sarumpaet Dituntut 6 Tahun Penjara Lebih Berat dari Koruptor, Pengacara Heran: Tak Masuk Akal

Pengacara mengatakan jika Ratna Sarumpaet hanya berbohong kepada keluarga terdekatnya karena malu lantaran habis menjalani operasi plastik.

Ratna Sarumpaet Dituntut 6 Tahun Penjara Lebih Berat dari Koruptor, Pengacara Heran: Tak Masuk Akal
KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA
Terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks, Ratna Sarumpaet di Polda Metro Jaya, Selasa (7/5/2019). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kuasa hukum atau pengacara Ratna Sarumpaet, Insank Nasruddin mengatakan, Jaksa Penuntut Umum menuntut klienya dengan hukuman yang setara dengan pelaku tidak pidana Korupsi.

Hukuman enam tahun penjara yang dituntut jaksa dinilai berlebihan karena Ratna Sarumpaet hanya melakukan kebohongan dan tidak berniat menyebarkan kebohongan tersebut.

"Terdakwa masih diharuskan menghadapi tuntutan hukum bahkan lebih berat dari tuntutan seorang pelaku tindak Korupsi hanya karena cerita penganiayaan dan pengiriman wajah lebam yang disampaikan ke beberapa orang ternyata tidak benar," ujar dia saat membacakan duplik di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (25/6/2019). 

Ferdinand Bantah Andre yang Sebut Jansen Korban ToT TKN, Politisi PDI-P : Jubir Saya Sedang Bicara

Jelang Putusan MK, BPN Minta Pendukung Nonton Sidang dari Rumah Masing-masing

Insank mengatakan, jika Ratna Sarumpaet hanya berbohong kepada keluarga terdekatnya karena malu lantaran habis menjalani operasi plastik.

Walaupun kebohongan tersebut tersebar luas di publik, Insank menegaskan tidak ada keonaran yang ditimbulkan akibat kebohongan tersebut.

"Telah menjadi fakta persidangan bahwa juga tidak keonaran akibat dari cerita penganiayaan terhadap terdakwa. Sehingga pada persidangan ini tidak terbukti terdakwa telah melanggar pasal XIV ayat 1 undang undang nomor 1 tahun 1946," ucap dia.

"Maka dari itu tidak ada kesinambungan secara hukum atau dapat disebut juga tindakan irasional (tidak masuk akal) antara tuntutan enam tahun penjara dengan perbuatan terdakwa yang sebenarnya perbuatan pidana," tambah dia.

Dugaan Korban Kerusuhan 21-22 Mei Dieksekusi di Tempat Lain, Kapolri Sebut Masih Proses Investigasi.

Wiranto : Kalau Ada yang Nekat Demonstrasi Sampai Kerusuhan, Saya Tinggal Cari Saja

Untuk diketahui, Ratna Sarumpaet dituntut hukuman selama enam tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum pada sidang sebelumnya.

Tuntutan tersebut lebih besar dari vonis terpidana Korupsi di beberapa kasus yang telah disidangkan.

Salah satunya Tarmizi selaku mantan Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Tarmizi diketahui divonis empat tahun penjara ditambah denda Rp 200 juta subsider satu bulan kurungan oleh majelis hakim.

Tarmizi merupakan terpidana korupsi untuk mempengaruhi putusan pengadilan antara dua perusahaan yang sedang berperkara di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada tahun 2017.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kuasa Hukum Heran Tuntutan Hukuman Ratna Sarumpaet Lebih Berat dari Kasus Korupsi", https://megapolitan.kompas.com/read/2019/06/25/14262451/kuasa-hukum-heran-tuntutan-hukuman-ratna-sarumpaet-lebih-berat-dari-kasus
Penulis : Walda Marison
Editor : Dian Maharani

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved