Tak Hanya Sunat Uang SKPD, Rachmat Yasin Diduga Terima Gratifikasi Tanah dan Toyota Vellfire

Terkait mobil Toyota Vellfire, Rachmat Yasin diduga mendapatkannya dari seorang pengusaha yang memegang beberapa proyek di Kabupaten Bogor.

Tak Hanya Sunat Uang SKPD, Rachmat Yasin Diduga Terima Gratifikasi Tanah dan Toyota Vellfire
TRIBUNNEWS/HENRY LOPULALAN
Rachmat Yasin (TRIBUNNEWS/HENRY LOPULALAN) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin, diduga menerima gratifikasi tanah seluas 20 hektar dan mobil Toyota Vellfire senilai Rp 825 juta.

Hal ini berdasarkan pengembangan kasus dugaan suap terkait rekomendasi tukar menukar kawasan hutan di Bogor, Jawa Barat, yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam kasus itu, Rachmat Yasin divonis Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung selama lima tahun enam bulan penjara.

"Gratifikasi tersebut diduga berhubungan dengan jabatan tersangka dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya serta tidak dilaporkan ke KPK," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (25/6/2019).

Terkait dugaan penerimaan gratifikasi tanah, pada tahun 2010, seorang pemilik tanah seluas 350 hektar yang terletak di Desa Singasari dan Desa Cibodas, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, ingin mendirikan pondok pesantren dan kota santri.

"Untuk itu, ia berencana akan menghibahkan tanahnya seluas 100 hektar agar pembangunan pesantren terealisasi," kata Febri.

Febri menjelaskan, pemilik tanah tersebut menyampaikan niatnya mendirikan pesentren ke Rachmat Yasin melalui stafnya.

Bupati Bogor, Ade Yasin saat menemui Rahmat Yasin yang baru saja bebas dari penjara, Rabu (5/8/2019)
Bupati Bogor, Ade Yasin saat menemui Rahmat Yasin yang baru saja bebas dari penjara, Rabu (5/8/2019) (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Rachmat Yasin saat itu menginstruksikan pengecekan status tanah dan kelengkapan surat tanah.

"Pada pertengahan tahun 2011, RY melakukan kunjungan lapangan di sekitar daerah pembangunan pondok pesantren tersebut. Melalui perwakilannya, RY menyampaikan ketertarikannya terhadap tanah tersebut," kata Febri.

Rachmat Yasin diduga meminta agar pemilik tanah memberikan sebagian tanahnya kepada dirinya.

Halaman
12
Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved