Gunung Anak Krakatau Masih Terus Meletus, BKSDA Minta Wisatawan Tak Datang

Sejak Maret 2019 lalu, status GAK berada di level II atau waspada dengan radius bahaya berada di dua kilometer dari kawah.

Gunung Anak Krakatau Masih Terus Meletus, BKSDA Minta Wisatawan Tak Datang
Twitter James Reynolds @EarthUncutTV
Kondisi terkini Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu mengimbau wisatawan untuk menjauhi wilayah Kepulauan Krakatau.

Selain bukan tempat wisata, aktivitas vulkanik di Gunung Anak Krakatau membahayakan pengunjung.

"Asap masih keluar pada lokasi tertentu dan warna laut yang berwarna cokelat kekuningan menggambarkan bahwa wilayah ini masih perlu diwaspadai, wisata alam di cagar alam laut Kepulauan Krakatau tidak diperbolehkan," kata Kepala BKSDA Bengkulu Donal Hutasoit kepada Kompas.com via pesan WhatsApp Rabu (26/6/2019).

Sejak Maret 2019 lalu, status GAK berada di level II atau waspada dengan radius bahaya berada di dua kilometer dari kawah.

Artinya, masyarakat seperti wisatawan maupun nelayan dilarang untuk beraktivitas dalam jarak dua kilometer dari kawah gunung.

GAK sendiri berada di wilayah Kepulauan Krakatau yang terdiri dari Pulau Anak Krakatau, Pulau Rakata, Pulau Sertung dan Pulau Panjang.

Donal mengatakan, pada dasarnya Kepulauan Krakatau memang bukan tempat wisata lantaran statusnya sebagai cagar alam dan cagar alam laut.

Namun, banyak wisatawan yang berdatangan tanpa mengindahkan larangan untuk berkunjung.

Mereka biasanya datang lewat agen-agen perjalanan tidak resmi baik melalui Anyer maupun Lampung.

Mengenai hal ini, Donal menyebut jika mereka adalah wisatawan ilegal.

"Statusnya Cagar Alam sehingga bukan diperuntukkan untuk wisata," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Anak Krakatau Masih Terus Meletus, BKSDA Minta Wisatawan Tidak Datang "

Penulis : Kontributor Banten, Acep Nazmudin

Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved