Breaking News:

Pilpres 2019

ILC Disinggung Dalam Pembacaan Putusan Sidang, Hakim MK Ucapkan Ungkapan Klasik di Dunia Jurnalistik

Dalam pembacaan dalil pemohon aquo tersebut, disinggung pula soal acara Indonesia Lawyers Club ( ILC) yang tayangannya dihentikan.

Kompas.com
Sidang putusan sengketa pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (27/6/2019).(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO) 

Selain itu, MK juga menjelaskan kalau pers dan media tidak bisa diintervensi oleh siapapun dan memiliki kebijakan sendiri.

Aswanto pun menyebutkan ungkapan klasik dalam jurnalistik yang berbunyi "faktanya mungki sama, tapi yang membedakan adalah penafsiran terhadap fakta itu," ungkapnya.

Oleh krna itu, dalam konteks dalil pemohon aquo, dalam alam demokrasi dimana kebebasan pers mendpatka jaminan penuh, bukan hanya unadng-undang tapi juga konstitusi.

Maka pihak BPN mendalilkan telah terjadi pelanggaran yang bersifat TSM, berdasarkan argumentasi yang betolak dari penilaian tehadap cara suatu lembaga pers atau lembaga peniyaran menyajikan kerja jurnalistik yang dianggap merugikan satu pihak dan menguntungkan pihak lain, mungkin menarik sebagai kajian komunikasi politik tetapi bukan sebagai bukti hukum yang menuntut kesesuaian kausalitas antar penyebab dan akibat yg senyatanya terjadi.

Dalam hal ini, akibat yang dimaskud perolehan suara paslon 01 dan 02.

Hakim MK pun menolak dalil dari tim BPN dengan alasan tidak beralasan menurut hukum.

"Oleh karena itu, MK berpendapat dalil pemohon aquo tidak beralasan menurut hukum," ucapnya.

 Cuitan Karni Ilyas Dijadikan Bukti

Tim Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN), Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menuturkan adanya tekanan yang didapatkan media netral dalam menyiarkan tentang kontestasi Pilpres 2019.

Hal ini disinggung anggota tim hukum 02, Denny Indrayana dalam memberikan bukti kecurangan yang dilakukan Kubu 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

Halaman
1234
Penulis: yudhi Maulana
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved