Pakaian Impor Bekas Masih Eksis di Kota Bogor, Harganya Murah dan Jadi Incaran Anak Muda

Tidak sedikit juga ketika beruntung bisa menemukan pakaian bermerek luar negeri yang masih layak pakai.

Pakaian Impor Bekas Masih Eksis di Kota Bogor, Harganya Murah dan Jadi Incaran Anak Muda
TribunnewsBogor.com/Tsaniyah Faidah
Baju bekas yang dijual di toko di Jalan Raya Tajur, Muarasari, Bogor Selatan, Kota Bogor. 

Laporan Wartawan Tribunnewsbogor.com, Tsaniyah Faidah

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN - Bisnis pakaian bekas impor di Kota Bogor masih eksis di beberapa titik, salah satunya di Jalan Raya Tajur, Muarasari, Bogor Selatan, Kota Bogor.

Hampir semua jenis pakaian bisa ditemukan, mulai dari kemeja, jeans, topi, rok, kaos, dan lain-lain.

Tidak sedikit juga ketika beruntung bisa menemukan pakaian bermerek luar negeri yang masih layak pakai.

Tak heran jika toko pakaian bekas digandrungi kaula muda hingga orangtua untuk mendapatkan barang impor dengan harga yang terjangkau.

Mulai dari Rp 20.000 hingga Rp 50.000 saja, sudah bisa mendapatkan satu potong pakaian yang diinginkan.

Hari Setiawan (24) satu diantara pembeli pakaian bekas mengatakan, ia sengaja mencari baju di toko tersebut lantaran kualitasnya yang bagus namun harganya murah.

Jika teliti mengecek sebelum membeli, menurut Hari, ada beberapa yang 80 persen masih layak pakai.

"Saya datang ke sini karena menjual baju-baju impor. Kualitasnya masih bagus kok," tuturnya, Jumat (28/6/2019).

Hari mengaku, dengan membeli pakaian bekas layak pakai tersebut bisa menghemat pengeluaran.

"Kalau beli di mall kan mahal. Di sini dengan harga yang sama dengan 1 baju di mall, saya bisa dapat lebih banyak," ucap dia.

Teman Hari, Ibrahim (23) mengaku tidak takut jika terkena berbagai macam penyakit kulit karena menggunakan pakaian bekas.

Menurutnya, sebelum dijajakan ia yakin penjualnya telah menyortir terlebih dahulu pakaian yang layak untuk diperjualbelikan, terlebih pakaian itu berasal dari luar negeri.

"Saya sering beli baju bekas impor ini tapi nggak pernah kena penyakit kulit," ujar Ibrahim.

Penulis: Tsaniyah Faidah
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved