Breaking News:

Pilpres 2019

Rocky Gerung Sebut Jokowi Tak Bisa Hanya Beri Oposisi Kursi Menteri, Budiman: Ini Bukan Soal Jabatan

Menurut Rocky Gerung, putusan MK tak bisa hanya dirawat dengan bagi-bagi kursi menteri. Budiman malah tak ingin oposisi masuk semua ke pemerintahan.

Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Soewidia Henaldi
Youtube/CNN Indonesia
Rocky Gerung dan Budiman Sudjatmiko menanggapi soal putusan MK 

Ia juga menilai, tidak ada upaya dari MK untuk menyeimbangkan hasil putusan agar bisa diterima semua pihak.

Bara Hasibuan Sebut PAN Siap Menyeberang

Presiden PKS Sebut Sikap Politik Partai Harus Berdasarkan Keputusan Majelis Syuro

"Kalau temanya rekonsiliasi harusnya ada keseimbangan baik di dalam awarding atau bahasa tubuh dari MK, tapi itu tidak terlihat. Jadi justru MK mengukuhkan kembali kalau tidak mungkin rekonsiliasi itu berlaku, karena MK sebagai katalisator justu menolak seluruhnya," bebernya.

"Akhirnya MK kembali pada fungsi primernya, yaitu menjadi formalistik bahkan legalistik. Kalau dalilnya tidak bisa dibuktikan, ya kami tolak. Jadi MK tidak memakai kesempatan untuk melakukan judicial activism, yaitu mencari, karena ini bukan sekedar hitung-hitungan hukum, tapi ada etik yang lukah kepada publik," tambahnya lagi.

Rocky Gerung juga menyindir pernyataan kubu 01 soal kecurangan yang biasa terjadi di dalam demokrasi.

"Apalagi di awalnya sudah diterangkan bahwa 01 menganggap bahwa dalam demokrasi, kecurangan itu dibenarkan. Kalau begitu 2020 ada pilkada serentak, mari kita sama-sama boleh curang. Karena MK tidak memberikan semacam wisdom terhadap public claim atau moral claim," tandasnya.

Hal itu pun ditanggapi oleh Ketua Umum Inovator 4.0 Indonesia yang juga anggota PDI-P Budiman Sudjatmiko.

Budiman Sudjatmiko mengatakan, dirinya tidak sesuram yang dikatakan Rocky Gerung hingga ke tahap depresi menerima hasil putusan MK.

Ia bahkan menyebut kalau pemerintah harus membangun rumah panti asuhan bagi orang-orang yang kalah.

Gara-gara Ada Sidang MK, Jokowi Tak Jadi Makam Malam di Rumah Maruf Amin

Jaksa Agung Benarkan Oknum Jaksa Terjaring OTT KPK

"Saya tidak sesuram dan semelankoli yang dikatakan Rocky, karena tugas pemerintahan yang menang atau calon yang menang adalah, membangun rumah panti asuhan yang memadai bagi orang-orang yang kalah, untuk memastikan bahwa terjadi persenyawaan kimia antara yang menang dan yang kalah, untuk memastikan bahwa semuanya adalah bagian dari bangsa," bebernya.

"Bahwa ketika hukum dengan pisau dinginnya mengatakan demikian, tugas yang menang yakni secara etis menjaga kebangasaan kita dengan cara membangun rumah pati asuhan bagi yang kalah," katanya lagi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved