Ini Alasan Ducati Tak Mampu Berbuat Banyak saat MotoGP Belanda

Tak seperti di sirkuit lainnya, pasukan Ducati sulit bersaing di MotoGP Belanda pekan lalu (30/6).

Ini Alasan Ducati Tak Mampu Berbuat Banyak saat MotoGP Belanda
AFP PHOTO/JEAN FRANCOIS MONIER
Pebalap Ducati asal Italia, Andrea Dovizioso, memacu motornya pada sesi kualifikasi GP Perancis di Sirkuit Le Mans. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tak seperti di sirkuit lainnya, pasukan Ducati sulit bersaing di MotoGP Belanda pekan lalu (30/6).

Sirkuit Assen, seperti jadi momok menakutkan bagi pasukan asal Bologna ini.

Padahal, tahun lalu Ducati masih bisa bersaing di grup terdepan MotoGP Belanda melalui Andrea Dovizioso dan juga Jorge Lorenzo.

Namun tahun ini, seolah keduanya justru bertarung sendiri antar tim, seperti yang dilakukan Danilo Petrucci dan Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati).

Bahkan, mereka bisa dikatakan sulit untuk melewati Joan Mir (Suzuki Ecstar).

"Masalahnya adalah saya pikir [Suzuki] membuat lebih banyak kilometer di sekitar lintasan tetapi mereka lebih cepat, karena mereka tidak harus melakukan tikungan 'persegi' seperti kami," aku Danilo Petrucci dilansir OtoRace.id dari Crash.net.

Tikungan persegi maksud Petrucci adalah masuk tikungan dengan sudut lebih keluar lagi dari racing line Suzuki.

"Ketika kami dapat mengerem keras dan masuk ke tikungan terlalu dini, tidak apa-apa bagi kami. Tetapi kami membutuhkan banyak dukungan dari belakang, grip (ban) yang banyak dan juga traksi dari ban belakang," tambah Petrucci.

Sebenarnya Ducati pun bisa melakukan atau masuk dari sudut lebih dalam di tikungan, tetapi efeknya grip ban akan jadi sangat cepat habis, terlebih di sesi balap.

Sulit melewati Joan Mir, itu karena menurut Petrucci dia cepat belajar meski sebagai pembalap pemula di MotoGP.

Halaman
12
Editor: Damanhuri
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved