Musim Kemarau, Aliran Sungai Ciliwung di Bojonggede Surut

Memasuki musim kemarau, air di sungai Ciliwung yang melintas di kawasan Gaperi 1 dan 2 Bojonggede, Kabupaten Bogor surut.

Musim Kemarau, Aliran Sungai Ciliwung di Bojonggede Surut
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
kondisi aliran Sungai Ciliwung surut 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Memasuki musim kemarau, air di sungai Ciliwung yang melintas di kawasan Gaperi 1 dan 2 Bojonggede, Kabupaten Bogor surut.

Hal itu disebabkan lantaran hujan yang belum juga turun membasahi wilayah Bogor dan sekitarnya.

Warga sekitar, Anggi membenarkan bahwa sudah beberapa minggu ini hujan belum turun membasahi Bojonggede sehingga menyebabkan penyusutan air di sungai Ciliwung.

"Biasanya lumayan deras airnya. Tapi karena belum turun hujan dan kemarau sekarang airnya sedikit menyusut," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (2/7/2019).

Kendati demikian, Anggi menjelaskan bahwa dampak kemarau belum membuat warga sekitar kekeringan dan kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

"Kalau kekeringan sih belum. Semoga jangan terjadi. Air bersih alhamdulillah masih aman di sini," jelasnya.

Diketahui, sejumlah daerah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mulai mengalami kekeringan akibat musim kemarau.

Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, daerah yang mulai mengalami kekurangan air, yakni Jonggol, Ciampea, Cibadak, Sukamakmur, dan Bogor Timur.


Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved