SM Jadi Tersangka, Kabid Humas Polda Jabar Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi Isu Hoaks

Ia mengatakan bahwa pihak Polres Bogor sudah melakukan pertemuan dengan tokoh agama agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

SM Jadi Tersangka, Kabid Humas Polda Jabar Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi Isu Hoaks
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko (tengah) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terpancing isu hoaks soal wanita yang masuk masjid membawa anjing di Sentul Bogor.

"Saya imbau kepada seluruh masyarakat khususnya wilayah Bogor dan Jawa Barat untuk tidak termakan dan terprovokasi isu hoaks atau ujaran yang bersifat hoaks atau ujaran kebencian," ujarnya di Mapolres Bogor, Selasa (2/7/2019) siang.

Ia mengatakan bahwa pihak Polres Bogor sudah melakukan pertemuan dengan tokoh agama agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

Sementara sampai saat ini, kasus ini, kata dia, masih dalam proses penyidikan oleh Polres Bogor.

"Polres Bogor telah melakukan penyidikan, Polres Bogor telah menetapkan SM sebagai tersangka dalam pasal 156a KUHP, dalam proses penanganan ini penyidik ada sedikit kendala dalam proses pemeriksaan belum maksimal karena yang bersangkutan masih perlu dilakukan observasi oleh tim medis RS Polri. Sementara itu perkembangan lebih lanjut, SPDP sudah dikirim, saksi-saksi dan sebagainya, nantinya mungkin akan ada ahli tindak pidana termasuk ahli kedokteran kejiwaan," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena menuturkan bahwa wanita yang bawa anjing dan masuk masjid berinisial SM (52) kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan status terhadap SM ini dilakukan setelah 1x24 jam penanganan dilakukan serta Sat Resrim Polres Bogor melaksanakan gelar perkara.

Lanjut Ita, hal ini berdasarkan alat bukti beberapa keterangan saksi sejumlah 5 dan persesuaiannya dan barang bukti berupa rekaman video serta pakaian dan sepatu yang digunakan SM yang masuk ke dalam masjid.

"Penyidik meningkatkan status penyelidikan menjadi penyidikan dan menaikan status SM menjadi tersangka dengan pasal persangkaan pasal 156a terkait penodaan atau penistaan agama," kata Ita dalam keterangannya, Selasa (2/7/2019).

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved