Breaking News:

Prabowo, Sandiaga Uno, AHY hingga Puan Maharani, Masuk Kandidat Berpotensi Maju di Pilpres 2024

Lembaga riset Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis 15 nama tokoh yang dinilai berpotensi akan berlaga pada Pilpres 2024

Tribunnews/Jeprima
Tribunnews/JEPRIMA Bakal calon Presiden Prabowo Subianto beserta bakal calon wakil Presiden Sandiaga Unp saat mengunjungi kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/9/2018). Pertemuan tersebut diadakan secara tertutup untuk media. Tribunnews/Jeprima 

Sandiaga Uno semakin dikenal sebagai pejabat publik setelah memenangkan Pilkada DKI Jakarta 2017 sebagai Wakil Gubernur bersama Anies Baswedan yang menjabat Gubernur.

Belum genap dua tahun menjabat wagub, Sandiaga Uno berhenti dari jabatannya. Ia maju sebagai cawapres Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019. Namun ia gagal melenggang ke kursi nomor dua di Indonesia

4 Kesalahan Ibu Saat Menggunakan Media Sosial, Awas Berbahaya bagi Anak

Jusuf Kalla: Rekonsiliasi Jokowi dan Prabowo Perlu Dilakukan

3. Airlangga Hartarto 

Menteri Perindustrian yang juga Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di Istana, Kamis (15/3/2018).(KOMPAS.com/Ihsanuddin)
Menteri Perindustrian yang juga Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di Istana, Kamis (15/3/2018).(KOMPAS.com/Ihsanuddin) (Kompas.com)

Pada mulanya, Airlangga Hartarto adalah pengusaha yang sukses. Ia memiliki banyak bisnis dengan berbagai perusahaan, antara lain PT Graha Curah Niaga yang bergerak di bidang agraria (pupuk), PT Jakarta Prime Crane, PT Bisma Narendra, dan Komisaris PT Sorini Corporation Tbk.

Tahun 2004 menjadi awal karier politik Airlangga. Pada tahun tersebut, ia menjabat sebagai Wakil Bendahara DPP Golkar hingga tahun 2009.

Airlangga terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014 dan 2014-2019 dengan Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat V.

Pada 2016, terjadi perombakan Kabinet Kerja Jilid II. Airlangga dipercaya oleh Presiden Joko Widodo untuk menjabat Menteri Perindustrian menggantikan Saleh Husin.

Dengan jabatan ini, dia mengikuti jejak ayahnya, Hartarto Sastrosoenarto, yang pernah menjabat sebagai Menteri Perindustrian di era Orde Baru.

Pada akhir 2017, Airlangga juga ditunjuk sebagai Ketua Umum Golkar menggantikan Setya Novanto yang terjerat kasus korupsi.

Malam Ini, Giliran TKN-TKD yang Akan Bertemu Jokowi di Istana Bogor

4. Agus Harimurti Yudhoyono

AHY menjelaskan alasan mengapa kader Demokrat lebih suka sosok Prabowo
AHY menjelaskan alasan mengapa kader Demokrat lebih suka sosok Prabowo (Youtube tayangan Rosi Kompas TV)

Agus Harimurti Yudhoyono atau lebih dikenal sebagai AHY merupakan putra pertama Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ani Yudhoyono.

AHY mengawali kariernya dengan menjadi Komandan Peleton Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/Tengkorak, jajaran Brigif Linud 17 Kostrad.

Berangkat dari Komandan Peleton, namanya terus melejit hingga pada 2008 membantu Kementerian Pertahanan untuk merealisasikan pendirian Universitas Pertahanan Indonesia. 

Aktif di dunia militer, AHY juga melanjutkan pendidikan master di Nanyang Technological University dan Harvard University.

Ia juga sempat mengikuti pendidikan Sekolah Lanjutan Perwira di Fort Benning, Amerika Serikat, dan menjadi lulusan terbaik.

Setelah kembali ke Indonesia, ia ditugaskan sebagai Kepala Seksi 2 Operasi di Satuan elit Kostrad, Brigade Infanteri Lintas Udara 17.

Pada Juni 2014, AHY bertolak ke Amerika Serikat untuk melanjutkan Sekolah Staff Komando Angkatan Darat (Seskoad).

Dan saat kembali ke Indonesia, menjadi Komandan Batalyon (Danyon) Infanteri Mekanis 203/Arya Kemuning.

Menteri Basuki Hadimuljono Minta Bantuan Ridwan Kamil Bebaskan Lahan Tol Cisumdawu

Pada September 2016, Partai Demokrat bersama PPP, PKB, dan PAN mencalonkan AHY sebagai calon Gubernur DKI Jakarta.

Ia pun memilih "menamatkan" karier militernya.

Namun demikian, AHY kalah pada putaran pertama Pilkada DKI dan gagal melenggang ke kursi DKI 1.

Karier politik dilanjutkannya dengan menjadi Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Demokrat untuk Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019.

Akhir Febuari 2019, AHY ditinjuk untuk memimpin langsung pemenangan Pemilu 2019 menggantikan SBY, lantaran Presiden ke-6 RI itu tengah mendampingi Ani Yudhoyono yang kala itu sakit.

Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF U-18 2019 - Pertandingan Pertama 6 Agustus 2019

5. Puan Maharani 

Puan Maharani
Puan Maharani (Tribunnews.com)

Lahir dari rahim Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, sejak kecil Puan Maharani sudah terbiasa dengan politik.

Puan adalah putri dari Ketua MPR ke-12 Taufik Kiemas, serta cucu dari Presiden pertama RI Soekarno.

Oleh karena itu, tak heran jika darah politik mengalir deras pada diri Puan.

Sejak duduk di bangku sekolah, Puan sudah terbiasa dengan dinamika politik yang melibatkan keluarganya.

Pada usia 33 tahun, dia mulai aktif di dunia politik dengan bergabung di PDI Perjuangan. 

Tiga tahun setelahnya, Puan ikut berkompetisi dalam Pileg 2009 Dapil Jawa Tengah V dan lolos sebagai anggota DPR RI 2009-2014.

Ia bahkan meraih suara terbanyak kedua secara nasional. Saat itulah karier politik Puan mulai memuncak.

Ia didaulat menjadi Ketua Fraksi PDI-P di DPR menggantikan Tjahjo Kumolo.

Pada Pilpres 2014, Puan ikut berjuang dalam memenangkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Ia lantas ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan pada tahun 2014.

Di usianya yang kala itu menginjak 41 tahun, Puan menjadi Menko termuda.

Puan kembali maju sebagai caleg PDIP Dapil Jateng V dalam Pemilu 2019. Ia berhasil meraih suara tertinggi sebanyak 404.034.

Warga Bandung Mendadak Jadi Miliuner Gara-Gara Jual Burung Merpati, Awal Beli Cuma Segini

6. Muhaimin Iskandar 

Muhaimin Iskandar
Muhaimin Iskandar (Tribunnews.com/Reza Deni)

Lebih dikenal dengan nama Cak Imin, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini ternyata memiliki nama lengkap Abdul Muhaimin Iskandar.

Muhaimin muda aktif berorganisasi. Dia merupakan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Yogyakarta mulai tahun 1990-1997.

Pengalamannya aktif berorganisasi mengantarnya langsung ke jabatan Sekretaris Jenderal PKB tahun 1998.

Ia pertama kali menjadi Ketua Umum PKB pada 2005 hingga 2010.

Pada 1 September 2014, ia secara aklamasi terpilih kembali sebagai Ketua Umum karena dianggap berhasil menaikkan suara Pemilu 2014 menjadi 9,04 persen.

Kariernya di DPR dimulai pada tahun 1999 dan terpilih menjadi Wakil Ketua DPR. Saat itu usianya masih 32 tahun dan hingga kini masih memegang rekor sebagai pimpinan DPR termuda.

Tahun 2009, Cak Imin diangkat menjadi Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Di tahun yang sama, dia menerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adi Pradana.

Cak Imin terpilih kembali menjadi Anggota DPR-RI untuk keempat kalinya untuk periode 2014-2019 dari Dapil Jawa Timur VIII setelah memperoleh 116,694 suara.

Pertengahan Maret 2018, pria kelahiran Jombang 24 September 1966 ini ditunjuk PKB untuk menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua MPR.

Penunjukan tersebut dilakukan berdasarkan rapat pleno Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.

Fraksi Kebangkitan Bangsa mendapat jatah satu kursi pimpinan MPR setelah UU Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) berlaku.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Prabowo, Sandiaga, AHY, hingga Puan Masuk Jajaran Elite Partai Berpotensi Maju Pilpres 2024", https://nasional.kompas.com/read/2019/07/03/06071261/prabowo-sandiaga-ahy-hingga-puan-masuk-jajaran-elite-partai-berpotensi-maju?page=all
Penulis : Fitria Chusna Farisa
Editor : Bayu Galih

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved