Cerita Sukses Roti Konde Ka Nung yang Populer di Bogor, Terinspirasi dari Sosok Ibu

Pria murah senyum itu tetap ramah dan bersahaja meski usaha yang digelutinya berkembang cukup pesat.

Penulis: Tsaniyah Faidah | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Tsaniyah Faidah
Roti Konde. 

Laporan Wartawan Tribunnewsbogor.com, Tsaniyah Faidah

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN - Cholil Askar (53) warga Kelurahan Empang, Bogor Selatan, Kota Bogor bukan nama yang asing di telinga bagi masyarakat sekitar terutama di kalangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Bogor.

Pria murah senyum itu tetap ramah dan bersahaja meski usaha yang digelutinya berkembang cukup pesat.

Askar adalah pemilik Ka Nung Bogor yang menjual berbagai jenis panganan khas Timur Tengah, salah satunya roti konde yang telah dikenal sangat luas.

Mengawali pembicaraan dengan TribunnewsBogor.com di rumah produksi Ka Nung Bogor di Jalan Sedane No.23 Bogor Selatan, Askar menyuguhkan roti konde buatannya dan secangkir teh hangat.

Ia bercerita, Roti Konde yang kini berkembang pesat telah melewati berbagai cerita suka dan duka selama puluhan tahun.

Tatapannya nanar penuh haru saat ia menceritakan masa lalu, seolah jiwanya kembali ke tahun 1974 saat ibunya membuat sendiri roti canai dan dijual di sekitar rumah sejak ditinggal suami tercinta.

Diceritakan Askar, dulu ibunya mendapat resep roti canai saat berkunjung ke Kota Solo, Jawa Tengah.

Berbekal ilmu seadanya, ibu Askar yang bernama Nur atau akrab disapa Nung, mempraktekkannya di rumah sebagai suguhan untuk keluarga.

"Kami sekeluarga suka, kemudian terbesit pikiran untuk coba dijual agar yang lain juga ikut merasakan enaknya canai ibu," jelas dia.

Namun bukan usaha yang mudah rupanya mengenalkan roti canai kepada masyarakat saat itu.

Cholid Askar (kiri) pemilik pabrik Roti Konde sedang memeriksa adonan Roti Konde.
Cholid Askar (kiri) pemilik pabrik Roti Konde sedang memeriksa adonan Roti Konde. (TribunnewsBogor.com/Tsaniyah Faidah)

Panganan khas Timur Tengah masih asing di telinga sehingga menjadi tugas berat bagi Bu Nung untuk meyakinkan pembelinya bahwa Canai adalah camilan enak.

Bagi Askar, ibunya adalah sosok hebat dan inspiratif yang memotivasinya untuk hidup mandiri.

Ia pun ikut menjual kue canai buatan Ibu Nung ke sekolah sejak SD hingga menengah pertama.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved