Pembunuhan Anak di Bogor

Ini Sosok Pelaku Pembunuh Bocah SD di Mata Warga, Sejak Subuh Berkeliling Jualan Bubur

Pelaku rupanya cukup dikenal warga karena setiap harinya kerap berkeliling berjualan bubur dengan cara dipikul.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kontrakan H, pelaku pembunuhan siswi SD, FA (8) di Megamendung, Kabupaten Bogor. Kontrakan tersebut juga menjadi lokasi penemuan jasad FA di dalam bak mandi 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, MEGAMENDUNG - Pelaku pembunuhan terhadap FA (8) bocah SD di Megamendung, Kabupaten Bogor akhirnya menyerahkan diri ke polisi setelah melarikan diri selama 3 hari.

Pelaku tersebut adalah pria berinisial H (23), seorang penjual bubur ayam yang tinggal di sebuah kamar kontrakan di Desa Cipayung Girang, Megamendung tempat ditemukannya jenazah korban FA (8) di dalam bak mandi.

Pelaku rupanya cukup dikenal warga karena setiap harinya kerap berkeliling berjualan bubur dengan cara dipikul.

Setiap harinya, sejak pagi subuh pelaku sudah bangun membuat bubur untuk di jual dan berkeliling pagi hari dan pulang ke kontrakan sebelum jam 12.00 WIB siang.

Pelaku diketahui sudah selama sekitar 1 tahun mengontrak.

Keluarga Bocah 8 Tahun yang Tewas Minta Pelaku Pembunuhan Dijatuhi Hukuman Mati

Tukang Bubur Kesal Sampai Bunuh Bocah 8 Tahun di Bogor, Kecopetan dan Dihantui Korban dalam Pelarian

Terungkap Ini Penyebab Tukang Bubur Tega Bunuh Bocah SD, Mengaku Dihantui Lalu Menyerahkan Diri

"Saya sering lihat dia (pelaku) karena kan dia suka keliling jualan bubur," kata warga sekitar, Emma (30), kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (4/7/2019).

Dia mengatakan bahwa pelaku di sekitar tempat kontrakannya kerap dipanggil Si Mas.

Wanita pemilik warung nasi ini juga menuturkan pelaku dikenal cukup baik dan pendiam.

"Dia orangnya baik, lungguh (pendiam) sehari-harinya mah. Baik banget, kita aja gak nyangka," ungkapnya.

Hal ini juga diakui oleh paman korban, Rosmana (50), bahwa pelaku dikenal sebagai pemuda yang baik dan pendiam.

"Pelaku orangnya itu baik, orang-orang juga gak nyangka, pagi-pagi ngaji, sore ngaji, saya juga gak nyangka," ungkap Ros.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved