Pembunuhan Anak di Bogor

Tukang Bubur Tega Bunuh Bocah SD Hanya Karena Merasa Terganggu Oleh Korban Saat Istirahat

Pelaku menyerahkan diri ke kantor polisi di Pemalang, Jawa Tengah pada Rabu (3/7/2019) dan mengakui perbuatannya telah membunuh FA.

Kompas.com/Ari Himawan
Pelaku H saat berada di Polsek Moga Pemalang Jawa Tengah. H merupakan pelaku pembunuhan bocah FA (8) warga Megamendung Bogor Jawa Barat. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  H (24), pelaku pembunuhan FA (8), bocah SD yang ditemukan tewas di bak mandi kontrakan menyerhakan diri ke kantor polisi di kampung halamannya di Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

H ternyata merupakan penghuni kontrakan milik kakek korban di Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

H yang merupakan tukang bubur diketahui menghilang setelah FA dikabarkan menghilang.

Pelaku menyerahkan diri ke kantor polisi di Pemalang, Jawa Tengah pada Rabu (3/7/2019) dan mengakui perbuatannya telah membunuh FA.

Dikutip dari Tribun Jateng, pelaku merupakan warga Desa Gendoang, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang.

Kasat Reskrim Polres Pemalang, AKP Suhadi mengatakan pelaku sengaja menyerahkan diri karena takut terus dihantui rasa bersalah.

Pelaku tega membunuh korban karena kesal terganggu oleh korban saat dirinya baru pulang berdagang.

“Korban merupakan cucu dari pemilik kontrakan, ia mengaku jengkel dan melakukan tindakan kejinya. Pemicunya karena pelaku kesal saat pulang berdagang diganggu oleh korban,” katanya.

Saat kabur ke kampung halaman, H dihantui rasa bersalah hingga akhirnya menyerahkan diri.

“H menyerahkan diri ke Polsek Moga sore tadi, ia mengaku selalu dihantui, dan setelah menceritakan perbuatannya ke keluarganya ia pergi ke Polsek setempat,” tuturnya.

 Pembunuh Bocah SD di Bogor Ditangkap di Pemalang, Datangi Kantor Polisi dan Mengaku Dihantui

 Ibu Bocah yang Ditemukan Tewas dalam Kamar Mandi Ternyata TKI, Pulang dari Taiwan Saat Dapat Kabar

 Kisah Bocah yang Ditemukan Tewas dalam Bak Mandi, Ibunya Jadi TKI Demi Cari Biaya Sekolah

Halaman
1234
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved