Penjual Hewan Kurban Di Kota Bogor Dilarang Gelar Lapak Di Taman dan Jalur Hijau

Seperti diketahui jalur tersebut memang kerap kali dipakai oleh pedagang kaki lima untuk berjualan.

Penjual Hewan Kurban Di Kota Bogor Dilarang Gelar Lapak Di Taman dan Jalur Hijau
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Spanduk larangan memajang hewan qurban di sepanjang pedestrian 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Sebuah spanduk berukuran cukup besar dipasang di jalur hijau Jalan KH Abdullah Bin M Nuh tepatnya sebrang Kantor Kelurahan Curug Mekar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Jumat (5/7/2019) spanduk itu dipasang di pagar jalur hijau Jalan KH Abdullah Bin Nuh.

Dalam spanduk tersebut dituliskan larangan dan aturan menjual hewan qurban.

'Pemerintah Kota Bogor Dinas Perumahan Dan Pemukiman Kota Bogor, dilarang berjualan hewan kurban di taman dan jalur hijau seusai Perda No 8 tahun 2006.

Seperti diketahui jalur tersebut memang kerap kali dipakai oleh pedagang kaki lima untuk berjualan.

Namun biasanya pada menjelang hari raya Idul Adha penjual hewan qurban pun menjual kambing di jalur hijau.

"Iya kalau tahun kemarin ada, disini di sepanjang jalan aja pinggir jalan, enggak ada sapi cuma kambing aja," kata Roman penjual soto.

Sementara itu TribunnewsBogor.com mencoba melakukan konfirmasi ke bagian Dekorasi Taman, PJU dan Tata Kota Disperumkim Kota Bogor, namun pejabat yang bersangkutan sedang mengukiti Apeksi di Semarang.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved