Breaking News:

Pemkot Bogor Siapkan 10 Terminal Air Dan Hidrant Umum Untuk Tangani Krisis Air Bersih

Seperti yang terjadi di kawasan Kedunghalang, Kota Bogor yang terhitung sudah 14 hari warga sulit mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat ditemui TribunnewsBogor.com di kawasan Gor Pajajaran, Kota Bogor, Minggu (7/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Imbas musim kemarau di beberapa wilayah di Jawa Barat, masyarakat Kota Bogor ikut terdampak sulitnya mendapatkan air bersih.

Seperti yang terjadi di kawasan Kedunghalang, Kota Bogor yang terhitung sudah 14 hari warga sulit mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan bahwa pihak Pemkot Bogor sudah memberikan bantuan pasokan air bersih dengan dibantu oleh PDAM Kota Bogor.

"Kita sudah kirimkan PDAM untuk membantu masyarakat, paling enggak untuk air minum, kita sudah perintahkan," kata Dedie saat ditemui TribunnewsBogor.com di kawasan Gor Pajajaran, Kota Bogor, Minggu (7/7/2019).

Terpisah, Dirut PDAM Kota Bogor Deni Surya Sanjaya mengatakan bahwa dalam menangani krisis air bersih ini pihaknya menggelar program Terminal Air dan Hidrant Umum (Tahu).

Sejauh ini, program Tahu sudah disebar di enam titik wilayah yang mengalami kesulitan air bersih dan rencananya penambahan juga akan dilakukan oleh PDAM.

"Program Tahu yang ada, ada 6. Kita sudah mau order 4 jadi nanti kita total 10. Itu satu unit kapasitasnya 6000 meter kubik. Nanti bisa dikirim 2 kali tangki dan itu gratis, kalau kondisi darurat kemarau, gratis," ungkap Deni.

Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved