Breaking News:

Komnas Perempuan Sebut Ucapan Ikan Asin Galih Ginanjar Termasuk Pelecehan Seksual

Perseteruan 'ikan asin' antara mantan pasangan suami istri, Galih Ginanjar dan Fairuz A Rafiq memasuki babak baru.

youtube Trans 7 Official
mata sembab Galih Ginanjar pasca dilaporkan Fairuz 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Perseteruan 'ikan asin' antara mantan pasangan suami istri, Galih Ginanjar dan Fairuz A Rafiq memasuki babak baru.

Galih Ginanjar telah menjalani pemerikasaan di Polda Metro Jaya selama 13 jam pada Jumat (5/7/2019) atas laporan Fairuz A Rafiq.

Kasus ini mendapat sorotan dari berbagai pihak, termasuk Komnas Perempuan.

Komisioner Komnas Perempuan Masruchah mengakatakan bahwa kasus pencemaran nama baik atas video 'ikan asin' yang menjerat artis Galih Ginanjar tergolong pelecehan seksual.

Menurut dia, ucapan asusila yang dilontarkan Galih telah menyakiti perasaan artis Fairuz A Rafiq dan seluruh perempuan.

Galih seharusnya dapat menjaga ucapan saat mengekspresikan pendapat di media sosial.

"Saya pikir (ucapan Galih) telah melecehkan seluruh perempuan karena penghinaannya itu luar biasa dan menyasar persoalan seksualitas. Sebagai mantan suami, tidak semestinya dia melakukan begitu," kata Masruchah saat dihubungi Kompas.com, Senin (8/7/2019).

Masruchah mengungkapkan, setiap ucapan yang dilontarkan seseorang bisa tergolong pelecehan seksual apabila menyakiti perasaan dan menimbulkan rasa ketidaknyamanan bagi orang lain.

Untuk kasus video "ikan asin", Masruchah menilai ucapan Galih telah menimbulkan efek negatif pada psikologis Fairuz dan keluarganya.

"Kata-kata yang menimbulkan ketidaknyamanan dan membuat orang tersakiti, merasa terhina, dan direndahkan itu ternasuk pelecehan. Saya kira apa yang dialami Fairuz itu mengakibatkan penderitaan secara psikologis dan mempermalukannya di hadapan publik," jelas Masruchah.

Halaman
12
Editor: Damanhuri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved