Baiq Nuril Berharap Amnesti Dikabulkan, Sang Anak: Pak Jokowi Jangan Suruh Ibu Saya Sekolah Lagi

Didampingi kuasa hukumnya, Baiq Nuril berangkat ke Jakarta untuk menempuh usaha selanjutnya, yakni meminta amnesti dari Presiden RI, Jokowi.

Baiq Nuril Berharap Amnesti Dikabulkan, Sang Anak: Pak Jokowi Jangan Suruh Ibu Saya Sekolah Lagi
Kolase Kompas.com/twitter
Terdakwa kasus UU ITE, Baiq Nuril dan surat yang dituliskan oleh putra bungsunya 

Sampai-sampai, sang anak pun membuat surat yang berbunyi :

Kepada Bapak Jokowi. Jangan Suruh Ibu saya Sekolah Lagi," tulisnya.

oto surat Baiq Nuril dan anaknya, R, yang ditujukan kepada Presiden Jokowi.
oto surat Baiq Nuril dan anaknya, R, yang ditujukan kepada Presiden Jokowi. (Twitter: Muhadkly Acho/MuhadklyAcho)

Baiq Nuril menjelaskan, sosok yang dimaksud Jokowi itu bukan lah presiden RI, melainkan pengacaranya yang bernama Joko Jumadi.

Anak bungsunya mengetahui kalau Joko Jumadi adalah kepala sekolah Baiq Nuril.

Karena namanya serupa, maka diplesetkan jadi Jokowi.

"Dia (anak bungsunya) bilang gini. Nanti sama kepala sekolah, Pak Jokowi, kebetulan tim pengacarasa saya itu Pak Joko. Karena dia tahunya pak Jokowi itu bukan presiden, dia anggap Pak Joko itu kepala sekolah. Dia Bilang Nanti saya bilang ke kepala sekolah biar ibu gak sekolah lagi, Ibu kan sudah selesai sekolah. Jadi dia mengira saya tetap sekolah," ucapnya menirukan perkataan sang anak.

Sebelumnya, Ketua DPR Bambang Soesatyo berpendapat, Presiden Jokowi sebaiknya memberikan amnesti kepada Nuril.

Seperti diketahui, Nuril berencana mengajukan amnesti kepada Presiden Joko Widodo setelah Mahkamah Agung menolak peninjauan kembali yang ia ajukan.

MA Sebut Amnesti Jokowi ke Baiq Nuril Mesti Dengar Pertimbangan DPR

Hotman Paris Pusing Kajari Mataram Sebut Tak Ada Unsur Pelecehan Pada Kasus Baiq Nuril

Kasus Nuril bermula saat ia menerima telepon dari kepala sekolah bernama Muslim pada 2012.

Dalam perbincangan itu, Kepsek Muslim bercerita tentang hubungan badannya dengan seorang wanita yang juga dikenal Baiq.

Halaman
1234
Penulis: yudhi Maulana
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved