Foto Pria yang Ancam Penggal Jokowi Menikah di Rutan, Berpakaian Pengantin Hingga Disaksikan Polisi

Pernikahan yang terpaksa digelar di dalam Rutan Polda Metro Jaya ini lantaran mempelai pria yakni HS masih bersatus tersangka.

Foto Pria yang Ancam Penggal Jokowi Menikah di Rutan, Berpakaian Pengantin Hingga Disaksikan Polisi
kolase/Youtube/Dokumentasi Polda Metro Jaya
HS menikah di Rutan Polda Metro Jaya 

Foto Pria yang Ancam Penggal Jokowi Menikah di Rutan, Berpakaian Pengantin Hingga Disaksikan Polisi

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Hermawan Susanto alias HS pria yang mengancam memenggal kepal Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) akhirnya menikah dengan wanita pujaan hatinya.

Pernikahan antara HS dengan wanita berinisial AA digelar di dalam Rutan Polda Metro Jaya.

Pernikahan yang terpaksa digelar di dalam Rutan Polda Metro Jaya ini lantaran mempelai pria yakni HS masih bersatus tersangka.

"HS sudah melangsungkan pernikahannya di dalam rutan pada Rabu, 3 Juli 2019 pukul 16.00 WIB," kata Kuasa Hukum HS, Sugiyarto Atmowijoyo dikutip TribunnewBogor.com dari Tribunnews.com, Selasa (9/7/2019).

HS diduga melontarkan ancaman untuk memenggal kepala Presiden Jowi saat melakukan aksi demo di depan Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jumat (10/5/2019) lalu.

Akibat perbuatannya, HS dijerat pasal makar, yakni Pasal 104 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP Tentang Tindak Pidana Makar. Ancaman hukuman bagi HS yang mengancam memengal Jokowi yakni penjara seumur hidup.

Kesaksian Penggali Kubur Makam Sutopo Purwo Nugroho di Boyolali: Biasanya Seharian, Ini Cuma 2 Jam

Tersangka yang Ancam Penggal Jokowi Tulis Surat Permohonan Maaf Untuk Presiden

HS, pria yang mengancam penggal Jokowi ditangkap di rumah bibinya di Perumahan Metro, Parung Kabupaten Bogor
HS, pria yang mengancam penggal Jokowi ditangkap di rumah bibinya di Perumahan Metro, Parung Kabupaten Bogor (Kolase Tribunnews.com/medsos)

Prosesi pernikahan HS dan AA yang berlangsung di dalam Rutan Polda Metro Jaya ini dibenarkan oleh aparat kepolisian.

Menurut polisi, HS memang telah mengajukan surat izin pernikahan kepada penyidik pada 10 Juni 2019.

"Iya benar, kami memberikan fasilitas kepada tersangka yang mau menikah," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengutip Kompas.com, Selasa (9/7/2019).

Halaman
1234
Penulis: Damanhuri
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved