Tersangka Kasus Usulan Tak Pasang Foto Presiden dan Wapres Ternyata Guru Bimbel

Penetapan Asteria sebagai tersangka berdasarkan laporan salah seorang warga berinisial TCS pada 1 Juli 2019 lalu.

Tersangka Kasus Usulan Tak Pasang Foto Presiden dan Wapres Ternyata Guru Bimbel
Kompas.com
Tersangka Pengunggah Usulan Tak Usah Pasang Foto Presiden dan Wakil Presiden Minta Maaf.(KOMPAS.com/JIMMY RAMADHAN AZHARI) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto memastikan Asteria Fitriani, tersangka kasus usulan tidak memasang foto presiden dan wakil presiden merupakan seorang guru.

Namun Asteria bukan guru SMPN 30 Jakarta seperti yang santer dibicarakan di media sosial.

"Yang bersangkutan juga berprofesi sebagai guru, tetapi guru les bimbingan belajar," kata Budhi di kantornya, Kamis (11/7/2019).

Untuk diketahui setelah mengunggah postingan pada Jumat (28/7/2019) Asteria disebut-sebut sebagai guru SMPN 30.

Hal itu terjadi karena netizen sempat mendapati Asteria berfoto dengan latar belakan SMPN 30 Jakarta.

"Setelah kami cek, tersangka bukan guru (SMPN 30), dia hanya wali murid di sekolah tersebut," kata Budhi.

Adapun Asteria ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian karena dianggap melakukan ujaran kebencian.

Penetapan Asteria sebagai tersangka berdasarkan laporan salah seorang warga berinisial TCS pada 1 Juli 2019 lalu.

Setelah berkonsultasi dengan ahli ITE, ahli bahasa, dan ahli pidana, polisi menilai tindakan Asteria memenuhi unsur pidana yang disangkakan.

"Bahwa postingan yang disampaikan itu masuk kategori menyiarkan berita bohong yang dapat menyebabkan keonaran, atau menyebarkan ujaran kebencian, atau menghasut," kata Budhi

Terhadap Asteria disangkakan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 a ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 19 tahun 2016 tentang ITE jo Pasal 14 ayat 1 atau ayat 2, atau Pasal 15 UU RI Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Ia juga dikenakan Pasal 160 KUHP tentang Penghasutan dan atau Pasal 207 KUHP tentang Penghinaan Kepada Penguasa. Akibatnya, Asteria terancam hukuman maksimal enam tahun penjara atau denda maksimal Rp 1 Miliar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tersangka Kasus Usulan Tak Pasang Foto Presiden dan Wapres adalah Guru Bimbel"

Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved