Moeldoko Sebut Habib Rizieq Shihab Bisa Pulang Sendiri, Dahnil Anzar: Naif! Ada Portal yang Terkunci

Menurut Dahnil Anzar, ada portal yang menghalangi kepulangan Habib Rizieq Shihab, dan yang bisa membuka kuncinya hanya pemerintah Indonesia.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
Kolase
Dahnil Anzar, Habib Rizieq Shihab dan Moeldoko 

Moeldoko Sebut Habib Rizieq Shihab Bisa Pulang Sendiri, Dahnil Anzar: Naif! Ada Portal yang Terkunci

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Juru bicara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar menilai pernyataan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko soal syarat kepulangan Habib Rizieq Shihab adalah naif.

Ia juga menyebut, pernyataan Moeldoko itu tidak merepresentasikan pernyataan dari Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Hal itu disampaikan oleh Dahnil Anzar di acara Rosi, Kamis (11/7/2019).

Sebelumnya, Moeldoko heran pihak Prabowo Subianto mengajukan pemulangan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke Tanah Air sebagai syarat rekonsiliasi pasca pilpres.

"Ya siapa yang pergi, siapa yang pulangin. Kan pergi-pergi sendiri, kok dipulangin, gimana sih? Emangnya kita yang ngusir, kan enggak," kata Moeldoko di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (9/7/2019).

Seperti diketahui, pada April 2017 Rizieq bertolak ke Mekkah, Arab Saudi, untuk menunaikan ibadah umrah.

Saat itu tengah muncul kasus chat (percakapan) via WhatsApp berkonten pornografi yang diduga menjerat pemimpin FPI itu dengan seorang perempuan bernama Firza Husein.

Setahun berjalan, polisi menghentikan kasus tersebut dengan alasan tidak cukup bukti. Namun, hingga kini Habib Rizieq Shihab tak kunjung pulang ke Tanah Air.

"Pergi-pergi sendiri kok, kita ribut mau mulangin, kan gitu," ujar Moeldoko.

Ketua Harian Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Moeldoko saat sukuran kemenangan Jokowi-Ma'ruf di kantor DPP Projo, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (22/4/2019) malam.
Ketua Harian Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Moeldoko saat sukuran kemenangan Jokowi-Ma'ruf di kantor DPP Projo, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (22/4/2019) malam. (Fransiskus Adhiyuda/tribunnews.com)

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf pada pilpres 2019 lalu ini pun menyarankan Habib Rizieq Shihab pulang saja ke tanah air jika memang ingin pulang.

Mahfud MD : Habib Rizieq Harus Dipulangkan, Tapi kalau ada Masalah Hukum Harus Dipertanggungjawabkan

Rizieq Shihab Harus Bayar Denda Overstay, Ini Penjelasan Dubes RI di Arab Saudi Agar Bisa Pulang

"Ya pulang sendiri saja, enggak bisa beli tiket, baru gua beliin," kata dia.

Namun saat ditanya apakah ada jaminan dari pemerintah bahwa Rizieq tak akan diproses hukum jika kembali ke Indonesia, Moeldoko enggan memberi jaminan.

"Ya saya tidak tepat bicara itu ya, mungkin Kapolri," ujarnya.

Mantan Panglima TNI ini juga mempertanyakan apakah rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowo masih penting. Sebab, ia melihat saat ini sudah tak ada lagi perpecahan di masyarakat.

"Kan sudah saya katakan kemarin, penting gak sih rekonsiliasi? Ada persoalan bangsa yang lebih besar. Nanti kita tata lagi, masyarakat yang di bawah kan sudah tenang tenang saja, elitnya yang ribut sendiri," ujarnya.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari Youtube Kompas TV Jumat (12/7/2019) dengan judul 'Jubir Prabowo: Kepulangan Habib Rizieq Obat Dendam Politik | Rekonsiliasi, Asalkan... - ROSI (1)', Dahnil Anzar menyebut pernyataan Moeldoko itu naif.

"Saya sebutkan bahasa Pak Moeldoko naif ya, yang pertama, kemudian yang kedua, di tengah kondisi seperti ini, pejabat negara, pejabat publik kasih statement model begitu, saya pikir itu tidak merepresentasikan statement Pak Jokowi maupun Pak JK," jelasnya kepada Rosi.

Ia pun kemudian menjelaskan alasan kenapa Habib Rizieq Shihab tidak bisa pulang ke tanah air.

Menurutnya, ada portal yang membuat Habib Rizieq Shihab seolah terkunci di Arab Saudi.

Galih Ginanjar, Pablo Benua, dan Rey Utami Ditahan, Hotman Paris: Kemenangan Semua Wanita Indonesia!

Galih Ginanjar, Pablo Benua, dan Rey Utami Resmi Ditahan Selama 30 Hari

"Yang jelas Pak Habib itu bukan tidak mau pulang, tapi tidak bisa pulang, ada portal dan terkunci di situ. Habib sudah berulang kali ingin kembali, sudah di bandara, tapi kemudian nggak bisa ke Indonesia," katanya.

Penyebabnya, yakni bukan di Arab Saudi, melainkan di pemerintahan Indonesia.

"Beliau kemudian konfirmasi ke pihak pemerintah Saudi Arabia, mereka bilang nggak ada masalah di sini, tinggal Anda tanya saja dengan pemerintah Anda," bebernya.

Tak hanya itu, bahkan kata Dahnil Anzar, Habib Rizieq Shihab juga tak bisa pergi dari Arab Saudi.

"Itu yang selalu disampaikan ke Habib Rizieq. Bahkan Habib Rizieq itu bukan hanya nggak bisa pulang ke Indonesia, kalau beliau mau keluar dari Arab Saudi juga nggak bisa," ungkapnya.

"Itu yang saya sebut sebagai faktor x, ada portal yang terkunci, dan yang bisa membuka kunci terhadap portal itu adalah pemerintah sendiri," katanya lagi.

Menurutnya, postal inilah yang menjadi kunci satu-satunya agar Habib Rizieq Shihab bisa kembali ke tanah air, bukan masalah material yang selama ini dibicarakan.

"Nah jangan kemudian disimplifikasi Dubes menyebutkan karena ada ovestay, biaya yang belum dibayar, kalau masalah hal-hal matrial yang kecil seperti itu mungkin sudah ditangani oleh Habib dan para pengikutnya. Jadi kuncinya ada di komunikasi pemerintah Indonesia dan pemerintah Saudi Arabia," tandasnya.

Tonton di sini :

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved