Breaking News:

Kabar Artis

Setelah Ditetapkan Tersangka Kasus Video Ikan Asin, Pengacara Galih Ginanjar Pilih Mundur

Setelah Kliennya Ditetapkan Sebagai Tersangka, Pengacara Galih Ginanjar Pilih Mengundurkan Diri

Editor: Ardhi Sanjaya
TribunStyle.com Kolase/ Instagram @fairuzarafiq/ Grid.ID/ Lalu Hendri Bagus
Galih Ginanjar Dilaporkan Fairuz A Rafiq ke Polisi. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Salah satu pengacara Galih Ginanjar, Acong Latief memilih mengungdurkan diri setelah kliennya ditetapkan sebagai tersangka atas kasus 'ikan asin' Kamis (11/7/2019).

Keputusan Acong untuk mengundurkan diri sebagai kuasa hukum Galih Ginanjar itu lantaran adanya perbedaan pendapat.

Ia tidak ingin mengjadi seorang yang disalahkan akalau ada perbedaan pendapat yang mendominasi.

 

"Iya saya mengundurkan diri. Ada perbedaan pendapat dan strategi yang mendominasi di tim," ujar Acong, Kamis (11/7/2019) malam, seperti yang dikutip TribunStyle.com dari Kompas.com.

"Dan takutnya dengan keperbedaan pendapat dan perbedaan strategi yang mendomimasi ini, akibatnya ke klien, saya ikut disalahkan nanti," tambahnya.

Diungkapkan Acong, keinginannya untuk mengundurkan diri ini sudah ingin disampaikan sejak kemarin.

Kendati demikian, tim kuasa hukum yang lain serta Barbie Kumalasari dan Galih Ginanjar tidak mau.

Meski sempat tidak diperbolehkan, Acong tetap kekeh untuk mundur sebagai kuasa hukum Galih Ginanjar.

"Sebenarnya dari kemarin, tapi mereka enggak mau, terutama tim. Tapi akhirnya saya tetap kekeh mengundurkan diri. Tadi saya sampaikan melalui WA (WhatsApp) ke mereka, khususnya Kumala sama Galih," ungkap Acong.

Fairuz A Rafiq menangis, dirundung konflik 'bau ikan asin' dengan mantan suaminya, Galih Ginanjar.
Fairuz A Rafiq menangis, dirundung konflik 'bau ikan asin' dengan mantan suaminya, Galih Ginanjar. (Dokumentasi Tribunnews.com)

 

 

 

Lebih lanjut, Acong mengaku sudah membuat surat pengunduran diri.

Halaman
123
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved